Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Politisi Gerindra, Ahmad RIza Patria Terpilih Sebagai Wagub DKI Jakarta (Liputan6.com/Johan Tallo)
Dream - Politisi Partai Gerinda, Ahmad Riza Patria terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta hingga 2022. Perolehan suara Riza mengalahkan calon yang diusung PKS, Nurmansjah Lubis.
Dari total 106 surat suara yang disediakan DPRD DKI, Riza mendapatkan 81 dari 106 suara, sedangkan Nurmansjah hanya meraup 17 suara. Sementara dua suara dinyatakan tidak sah dan enam anggota tidak dapat mengikuti pemilihan karena terlambat hadir.
Pemilihan berlangsung pada pukul 10.00 WIB secara terbuka dan disiarkan melalui channel YouTube Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
" Surat suara sebanyak 111. 106 untuk jumlah anggota DPRD, 5 surat suara disediakan sebagai cadangan jika ada surat suara yang rusak," ujar Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub DKI, Farazandi Fidiansyah, saat membuka sidang, dikutip dari Liputan6.com, Senin 6 April 2020.
Pemilihan ini dijalankan dengan protokol khusus untuk pencegahan pandemi virus corona. Meja dan kursi anggota ditata khusus untuk satu orang.
Ruangan ditata dengan posisi meja tersusun dalam enam barus, Setiap meja hanya dipergunakan untuk satu orang.
Susunan kursi ditata secara zig-zag di setiap barisan. Sehingga membuat jarak cukup luas antara satu orang dengan orang lainnya.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, turut menghadiri acara pemelihan cawagub tersebut. Ia menggunakan masker hitam saat rapat paripurna.
(Sah, Sumber: Liputan6.com/Ika Defianti.)
Dream - Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengatakan bahwa Joko Widodo menoak permohonan karantina wilayah yang diajukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Menurut Fadjroel, Jokowi menyampaikan penolakan itu saat rapat terbatas pada Senin 30 Maret 2020. " Tidak diterima, itu otomatis ditolak," kata Fadjroel, dikutip dari Merdeka.com.
Menurut Fadjroel, Jokowi menyetujui penerapan karantina wilayah parsial oleh pemerintah kabupaten/kota. Tetapi, luasannya hanya sebatas lingkungan RT/RW, desa atau kelurahan, hingga kecamatan.
" Kalau tingkatan nasional atau provinsi itu harus di tangan Presiden. Tetapi Presiden tidak mengambil (opsi) karantina wilayah," kata Fadjroel.
Menurut dia, Peraturan Pemerintah mengenai karantina wilayah juga tidak dibahas dalam rapat terbatas tersebut. Pembahasan hanya berkaitan dengan aturan mudik Lebaran 2020.
" Otomatis sekarang tidak dibahas," kata dia.
Sebelumnya, Anies telah berkirim surat kepada Jokowi, memohon izin menerapkan karantina wilayah. Hal ini dibenarkan oleh Menko Polhukam Mahfud MD.
Mahfud mengatakan surat bernomor 143 tertanggal 28 Maret 2020 diterimanya pada Minggu sore, 29 Maret 2020. " Isinya minta pertimbangan pemberlakuan karantina wilayah, itu saja dulu," kata Mahfud.
Sumber: Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin
Dream - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, meminta ormas keagamaan turut terlibat dalam pencegahan penyebaran virus corona. Ormas diharapkan menggalakkan sosialisasi jaga jarak atau physical distancing demi memutus rantai penularan Covid-19.
" Tolong sampaikan juga mobilitas dikurangi dan kegiatan berskala besar untuk sementara berhenti dulu," ujar Moeldoko saat menyerahkan bantuan masker kepada empat ormas keagamaan di Gedung Bina Graha, Jakarta.

Moeldoko menyerahkan bantuan masker kepada perwakilan empat ormas keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Konferensi Waligereja Indonesia, dan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia. Bantuan ini bagian dari program satu juta masker KSP yang disalurkan ke pihak-pihak yang memiliki tim penanganan wabah Covid-19.
Moeldoko mengatakan pemerintah terus mengantisipasi dampak Covid-19. Tetapi, upaya tersebut dinilai dapat semakin bermakna dengan bantuan ormas keagamaan.

" Perlu juga untuk mensosialisasikan cuci tangan karena musuh utama virus ini ya sabun. Jangan mengusap muka dengan tangan," kata dia.
Selain itu, Moeldoko juga meminta ormas mendukung segala upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani pandemi global virus corona. Dampak dari pandemi ini diperkirakan akan memukul sektor ekonomi Indonesia.

" Pemerintah tentu menyiapkan jaring pengaman sosial contohnya perluasan penerima manfaat menjadi 15 juta orang. BPJS juga kita siapkan," ucap Moeldoko.

Sebelumnya, KSP memberikan bantuan satu juta masker dan Alat Pelindung Diri (APD) berupa sarung tangan dan kacamata medis. Bantuan tersebut disalurkan kepada pihak-pihak yang rentan terpapar infeksi corona, di antaranya tenaga medis, wartawan dan para relawan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya