Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Rem Blong, Truk Nyelonong Hantam 8 Warung di Cirebon

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 22 November 2019 18:12
Rem Blong, Truk Nyelonong Hantam 8 Warung di Cirebon
Polisi menyebut warung tersebut tak berpenghuni.

Dream - Sebuah truk mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Gronggong, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon pada Jumat, 22 November 2019,pukul 12.00 WIB.

" Iya benar kecelakaan tadi siang," ujar Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto kepada Dream.

Dihubungi terpisah, Kasat Lantas Polres Cirebon, AKP Asep Nugraha menjelaskan, kecelakaan tersebut disebabkan rem truk yang tidak berfungsi. 

" Itu rem blong," ucap Asep yang dihubungi secara terpisah.

Dengan kontur jalan yang berkelok, sopir yang melaju dari arah Kuningan menuju Cirebon itu rupanya tidak bisa mengendalikan truknya. Akibatnya, truk tersebut langsung menghantam deretan warung yang berada di kawasan Puncak Gronggong.

Beruntung, warung tersebut sudah tidak berpenghuni. " Itu warung kosong. Ada delapan yang ditabrak, tapi nggak ada orangnya, udah kosong," kata dia.

Sementara, kata dia, sopir truk juga tidak mengalami luka serius dalam kecelakaan tersebut.

" Sopirnya nggak apa-apa," ujar mantan Kasat Lantas Polres Indramayu itu.

2 dari 6 halaman

Tabrakan Maut Bus Sinar Jaya dan Arimbi di Tol Cipali, 7 Orang Tewas

Dream - Kecelakaan antara bus Sinar Jaya dan Arimbi terjadi di Tol Cipali Kilometer 117.800, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis, 14 November 2019 sekitar pukul 00.15 WIB.

NTMC Polri mengabarkan, akibat kecelakaan tersebut tujuh orang tewas. Sementara itu, enam orang lainnya luka-luka.

Dilaporkan Merdeka.com, kecelakaan terjadi ketika bus Sinar Jaya bernomor polisi B 7948 IS melaju di jalur Jakarta mengarah ke Cirebon. Tapi, secara tiba-tiba bus tersebut masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan bus Arimbi.

" Kronologisnya bus Sinar Jaya melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon kemudian masuk arah berlawanan dan menabrak bus Arimbi," kata Kanit PJR Tol Cipali, AKP Aziz Sarifudin.

Kerasnya tabrakan yang terjadi tampak terlihat dari kondisi bus. Bus Arimbi mengalami rusak parah di bagian kanan.

Sebagian besar penumpang bus Arimbi yang sedang terlelap menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Kasus kecelakaan ini telah ditangani Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Subang. Seluruh korban tewas dan luka-luka dievakuasi ke RSUD Ciereng Subang.

3 dari 6 halaman

Kondisi Terkini Penumpang yang Dituding Sebabkan Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Dream - Juju, kakak penumpang yang menyerang sopir bus di Tol Copali, meminta polisi menggelar penyelidikan mendalam. Juju meminta polisi memeriksa percakapan telepon antara sopir dan kernet Bus Safari.

" Pengennya hape sopir diperiksa, biar jelas yang sebenarnya. Adik saya (Amsor) maju ke situ bukan karena mau menyerang, tapi membela diri," kata Juju, dilaporkan Liputan6.com, Kamis, 20 Juni 2019.

Menurut Juju, adiknya, Amsor, yang bekerja sebagai petugas keamanan di Jakarta sudah dua hari tidak bekerja. Dia menduga Amsor tak lagi bekerja karena mendapat ancaman. Meski demikian, Juju tak mengungkapkan ancaman yang diterima Amsor.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Amsor memutuskan pulang ke rumahnya di Cirebon. Tapi, belum sampai di rumah, terjadi kecelakaan tersebut.

Amsor masih menjalani perawatan di ruang ICU RS Mitra Plumbon Cirebon. Juju mengatakan, Amsor mengalami patah tulang tangan dan masalah serius di paru-paru.

" Dia batuk keluar darah banyak. Belum bisa komunikasi, masih tiduran," kata dia.

 

4 dari 6 halaman

Disebut Rebut Kendali Sopir

Seperti diberitakan, polisi menetapkan Amsor sebagai tersangka kecelakaan maut di KM 150 Tol Cipali Kabupaten Majalengka, Senin, 17 Juni 2019 pukul 01.00 WIB.

Polisi menyebut Amsor berusaha menyerang sopir dan merebut kendali Bus Safari yang ditumpanginya. Akibat aksi itu, Bus Safari kehilangan kendali dan terbang melewati median ke arah jalur berlawanan.

Peristiwa itu memicu kecelakaan beruntun dengan kendaraan Toyota Innova, Mitsubishi Expander, dan Mitsubishi Truck. Sebanyak 12 orang meninggal dunia dan 43 orang lain mengalami luka-luka.

Sumber: Liputan6.com/Panji Prayitno

5 dari 6 halaman

Kecelakaan Maut Tol Cipali Akibat Sopir Bus Diserang Penumpang?

Dream - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Sufahriadi menyebut kecelakaan maut yang terjadi di KM 150  Tol Cipali, Majalengka, Jawa Barat dini hari tadi diduga dipicu aksi penyerangan penumpang terhadap sopir bus.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol, Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pernyataan itu didapat dari keterangan saksi berinisial A yang juga menjadi penumpang bus.

" Itu keterangan awal. Kan pertama apa sih yang dilakukan, kita mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mencari keterangan awal mencari keterangan saksi-saksi dan korban kemudian melakukan penyelidikan," ujar Trunoyudo kepada Dream, Senin, 17 Juni 2019.

Trunoyudo mengatakan, pernyataan A itu perlu diselidiki lebih lanjut karena sifatnya masih keterangan awal.

" Jadi keterangan awal itu perlu dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih dalam," ucap dia.

6 dari 6 halaman

Pernyataan Kapolda Bukan Hasil Penyelidikan

Hingga kini, polisi masih belum bisa mendalami keterangan tersebut. Sebab, A saat ini masih dalam perawatan medis.

" Karena kondisi saudara A masih luka maka kita belum bisa melakukan pemeriksaan lebih dalam setelah pasca luka selesai. Kan kita prioritas kan pemulihan," kata dia.

Secara tegas Trunoyudo menyebut, pernyataan Kapolda Jawa Barat itu bukanlah hasil penyelidikan terhadap kecelakaan yang terjadi. " Itu keterangan awal. Makanya Pak Kapolda di sana menyampaikan keterangan awal, bukan hasil penyelidikan awal," ucap dia.

Trunoyudo menjelaskan, selain meminta keterangan saksi dan korban, polisi juga menggunakan teknologi Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan.

Beri Komentar