Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemicu Tawuran, Karena Salah Seorang Siswa Menginjak Gelas Bekas Dan Airnya Mengenai Salah Seorang Seniornya.(Liputan6.com/Ahmad Akbar Fua)
Dream - Kopral Dua (Kopda) Imanuel duduk di angkot. Dia dikejutkan oleh serangan sekelompok siswa yang mengejar lawannya di dalam angkot.
Kelompok siswa pengejar memukul-mukul angkot yang ditumpangi Imanuel. Tak menunggu lama, Imanuel dengan seragam lengkap turun dan mengejar puluhan siswa yang hendak memukul dan melempari angkot tersebut.
Jumlah yang terlalu banyak membuat Imanuel bingung. Dia hanya mendapatkan seorang siswa saja.
Siswa tersebut dipiting. Beberapa teman ingin membebaskan, namun tak berani.
" Awas kalian e. Kenapa harus main rusak mobil orang? Tidak ada salahnya ini angkot," kata Imanuel.
Siswa tersebut turut menghalangi beberapa orang warga yang geram dan berusaha memukuli siswa yang lari.
Para siswa yang tertangkap kemudian dibawa ke Polres Kendari. Sekitar 10 menit usai tawuran, tiba di tempat kejadian perkara.
Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto mengatkaan, anggotanya mengamankan pelajar yang diduga terlibat tawuran untuk dibina. Terkait motifnya, belum diketahui apa penyebabnya.
" Kami bina, anggota kami data dan dilakukan pembinaan sebelum dikembalikan ke orangtuanya," ujar Didik Erfianto, Jumat, 6 Desember 2019.
Dilaporkan Liputan6.com, tawuran itu diduga masalah sepele. Dandi, salah seorang siswa, mengklaim, perkelahian terjadi karena dia tak sengaja menginjak gelas air mineral bekas berisi air.
Percikan air mengenai salah satu kakak kelasnya. Lupa meminta maaf, Dandi dikeroyok hingga memar.
Besoknya, sejumlah pelajar kemudian terbagi dua. Ada yang mendukung Dandi, tetapi ada pula yang mendukung pelaku pemukulan.
Sempat terjadi adu mulut dan ajakan berkelahi satu lawan satu, tawuran kemudian pecah pada Jumat, 6 Desember 2019.
Dandi mengaku tak ikut tawuran. Tetapi, rekan-rekannya yang sudah emosi menyebabkan tawuran pecah.
" Awalnya saya dipukul karena injak air dalam gelas. Saya mau balas dengan ajak berkelahi, tapi karena sudah terlanjur banyak orang, yaa saya tidak tahu kejadian selanjutnya tawuran itu," kata Dandi.
Sumber: Liputan6.com/Ahmad Akbar Fua
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya