Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Alba/ Foto : Save The Orangutan
DREAM.CO.ID - Tahukah kamu kalau ada orangutan albino di Indonesia? Diberi nama Alba, ini merupakan orangutan albino pertama yang ditemukan di dunia. Awalnya menjadi hewan peliharaan, Alba telah diselamatkan ke pusat rehabilitasi.
Dilansir dari laman Save the Orangutan, Alba ditemukan pada April 2017. Kala itu, mitra lokal Save the Orangutan, Yayasan BOS, dipanggil ke sebuah desa di distrik Kapua dekat Mawas. Menurut laporan, ada seekor seekor orangutan albino yang dikurung dan dipelihara.
Pemilik kandang menjelaskan, ia menemukan orangutan tersebut di area hutan terbuka di dekatnya. Ketika ditemukan, Alba yang berjenis kelamian betina sudah berusia sekitar lima tahun. Ia diselamatkan dan dibawa ke pusat rehabilitasi Nyaru Menteng.
Alba menerima perawatan dokter hewan dan diobservasi untuk memastikan apakah ia mampu bertahan hidup sendiri setelah kemungkinan dilepasliarkan kembali ke alam liar.
Orangutan yang terlahir albino ini terjadi akibat cacat genetik yang sangat langka. Penyelamatannya telah menjadi berita utama di seluruh dunia, dan dunia telah menunjukkan minat yang luas terhadap individu unik ini.
Besarnya minat terhadap Alba penting bagi Yayasan BOS untuk menjaganya di lingkungan yang terlindungi, di mana perilaku alaminya dapat dirangsang secara optimal. Selama ini Alba telah menghabiskan sebagian besar hidupnya di alam liar.
Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, fungsi penglihatan dan pendengaran Alba dinyatakan berkurang. Hal ini dapat secara signifikan mengancam kelangsungan hidupnya di hutan hujan.
Terlebih lagi, bulu putihnya yang unik membuatnya lebih mudah dikenali dan lebih menarik bagi perburuan liar dan perdagangan ilegal. Meskipun kawasan hutan hujan yang dikelola oleh Yayasan BOS lebih terlindungi dan dipantau dibandingkan kawasan hutan hujan lainnya, Alba membutuhkan perlindungan dan pemantauan yang lebih intensif karena keunikannya.
Yayasan BOS terus berupaya menciptakan kondisi terbaik dan sealami mungkin bagi orangutan terlantar dan yatim piatu yang diselamatkan dan tiba di pusat rehabilitasi. Termasuk si albino, Alba.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya