Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bangga, Bocah Difabel Ini Dipangku Mensos dan Digendong Presiden

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 3 Desember 2018 13:28
Bangga, Bocah Difabel Ini Dipangku Mensos dan Digendong Presiden
Kisah Abdul viral dan menginspirasi banyak orang. Dia berangkat dan pulang sekolah dengan merangkak.

Dream - Kisah Mukhlis Abdul Khalik, 9 tahun, sempat viral dan menginspirasi netizen. Bocah kelas 3 SDN 10 Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, ini rajin pergi ke sekolah tidak dengan berjalan kaki, melainkan merangkak.

Setiap hari, Abdul menempuh jarak tiga kilometer dari rumah ke sekolahnya. Medan yang dia lalui tidak bisa dibilang mudah, turun saat berangkat dan menanjak ketika pulang.

Abdul tumbuh dengan fisik yang kurang sempurna. Dia memiliki kaki yang sangat pendek sehingga tidak memungkinkan berjalan tanpa bantuan dua tangannya.

Senin, 3 Desember 2018, menjadi hari yang membahagiakan bagi Abdul. Dia bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Sosial Agus, Gumiwang Kartasasmita.

Jokowi dan Agus sempat berbincang dengan Abdul. Saat berbincang dengan Jokowi, Abdul dipangku oleh Agus. Kepada Abdul, Jokowi bertanya cita-citanya kelak.

" Cita-citanya mau jadi apa?" tanya Jokowi saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional, dikutip dari merdeka.com.

" Mau jadi pemadam kebakaran," kata Abdul.

1 dari 2 halaman

Menolong Orang

Jokowi lalu bertanya alasan Abdul bercita-cita ingin menjadi pemadam kebakaran. " Mau nolong orang," jawab Abdul.

Keterbatasan fisik tidak menyurutkan semangat Abdul untuk menempuh pendidikan. Dia pun sadar agar cita-citanya terwujud, menempuh pendidikan setinggi mungkin adalah jalan utama.

" Ingin bilang mau sekolah sampai kuliah," kata Abdul.

Sumber: Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

2 dari 2 halaman

Adul yang Menginspirasi

Pada akun Facebook Presiden Joko Widodo, Jokowi mengunggah foto saat bersama Abdul. Dalam foto tersebut, Jokowi tampak menggendong Abdul seperti cucu sendiri.

" Adul, bocah kecil dari Sukabumi telah mengajarkan kepada kita bahwa tekad untuk maju, keinginan untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya, tak berkurang sedikit pun oleh keterbatasan," tulis Jokowi.

Beri Komentar