Bayi 40 Hari di Pamekasan Meninggal Terjangkit Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 23 Juni 2020 13:33
Bayi 40 Hari di Pamekasan Meninggal Terjangkit Covid-19
Sigit mengatakan bayi tersebut merupakan salah satu dari 18 orang yang terkonfirmasi terpapar virus Corona.

Dream - Seorang bayi berusia 40 hari yang terkonfirmasi terpapar virus corona di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, meninggal dunia. 

" Balita itu berasal dari Kecamatan Tlanakan," kata  Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pamekasan Jatim, Sigit Priyono, dilansir dari Ayojakarta.com, Selasa 23 Juni 2020.

Sigit mengatakan bayi tersebut merupakan salah satu dari 18 orang yang terkonfirmasi terpapar virus Corona. Selain itu, di wilayah Kabupaten Pamekasan terdapat tambahan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 6 orang.

1 dari 4 halaman

Dua Pasien dalam Pengawasan

Masing-masing, M (49) perempuan asal Kecamatan Pamekasan, M (51) laki-laki asal Kecamatan Pamekasan, lalu R (23) dengan jenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Pamekasan dan M berumur sepuluh hari, perempuan, juga asal Kecamatan Pamekasan.

Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) lainnya berinisial M (18), jenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Pamekasan dan pasien dengan inisial A (15) asal Kecamatan Pamekasan.

2 dari 4 halaman

Berasal dari Satu Kecamatan

" Jadi keenam orang Pasien Dalam Pengawasan yang merupakan tambahan baru ini, semuanya berasal dari Kecamatan Pamekasan," kata Sigit, menjelaskan.

Dari enam orang dengan status PDP tersebut, lima di antaranya telah menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan seorang pasien menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

3 dari 4 halaman

Dikebumikan dengan Protokol Khusus

" Tim saat ini masih mengedukasi keluarganya, agar bersedia diisolasi di rumah sakit di Pamekasan," katanya menjelaskan.

Sementara, terkait pasien bayi positif covid-19 yang meninggal dunia itu akan dikebumikan dengan protokol khusus.

4 dari 4 halaman

Ada 82 Warga Positif Corona

Berdasarkan data tim gugus tugas Pamekasan, hingga 21 Juni 2020, terdata sebanyak 82 warga yang terkonfirmasi positif corona.

Perinciannya, sebanyak 46 orang dalam perawatan, 18 orang sembuh dan sebanyak 18 orang lainnya meninggal dunia. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 91 orang dengan perincian, sebanyak 43 orang dalam pengawasan, 30 orang selesai pengawasan dan sebanyak 18 orang lainnya meninggal dunia.

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga 21 Juni 2020 ini terdata sebanyak 574 orang, dengan perincian sebanyak 492 orang selesai dipantau, dan sebanyak 82 orang kini sedang dalam pemantauan.


Sumber: Ayojakarta.com

Beri Komentar