Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bayi Ini Buat Sejarah di PBB

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 25 September 2018 15:02
Bayi Ini Buat Sejarah di PBB
Neve menjadi bayi pertama yang menjadi peserta Sidang Majelis Umum PBB.

Dream - Bayi 3 bulan bernama Neve menyedot perhatian dunia. Dia membuat sejarah sebagai bayi pertama yang hadir dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Neve adalah putri pertama dari Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. Sang ibu beralasan membawa Neve ke forum dunia lantaran harus disusui dan tidak mungkin ditinggal selama enam hari.

Dikutip dari News.com.au, agar Neve tidak merepotkan, Ardern mengajak serta suaminya, Clarke Gayford. Seluruh biaya Neve dan sang ayah ditanggung dari kantong pribadi Ardern.

Neve terlihat sangat tenang di pangkuan sang ayah ketika ibunya berpidato di hadapan para pemimpin dunia yang hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Nelson Mandela di New York, Amerika Serikat. Selesai berpidato, Ardern duduk sembari memangku Neve.

 

1 dari 2 halaman

Disorot Banyak Media

Keluarga ini menarik perhatian dunia. Sejumlah kamera menyorot posisi keluarga ini di ruang Sidang Umum PBB.

Gayford membuat unggahan di Twitter berisi kartu ID anaknya. Di kartu itu terpampang foto Neve yang baru lahir.

Ardern sempat diundang untuk menjadi narasumber The Today Show, program talkshow pagi di Amerika Serikat yang disiarkan stasiun televisi NBC News.

Dia memberikan apresiasi sangat tinggi kepada para orangtua karena merasakan betul pekerjaan mereka setelah memiliki Neve.

" Itu memenuhi harapan saya," kata Ardern.

 

2 dari 2 halaman

Kebahagiaan Sang PM

Ketika ditanya mana yang lebih sulit antara membawa bayi tiga bulan terbang selama 17 jam atau menjalankan pemerintahan, Ardern melontarkan candaan.

" Saya merasa keduanya sama saja," kata dia.

Dia juga meminta maaf kepada para penumpang lain apabila merasa terganggu. Ardern sempat dipandangi oleh sejumlah penumpang di dalam pesawat ketika berjalan di lorong sambil menggendong Neve.

" Sebelumnya saya sudah meminta maaf," ungkap dia.

Ardern menjabat sebagai PM sejak Oktober, hanya tiga bulan setelah dia terpilih sebagai pimpinan Partai Buruh. Beberapa bulan kemudian, dia mengambil cuti hamil dan kembali bertugas pada Agustus lalu. (ism)

Beri Komentar