Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Azis Al Saudi Dan Presiden Joko Widodo (sumber: Setkab.go.id)
Dream - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud menghaturkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang memberikan sambutan hangat dalam lawatan kerjanya ke Indonesia.
Dalam sambutannya, Raja Salman berharap kunjungannya kali ini mampu berkontribusi bagi peningkatan hubungan bilateral antara kedua negara di berbagai bidang.
Dengan membawa sejumlah menteri, Raja Salman berharap, kunjungannya ke Indonesia dapat memenuhi harapan dan keinginan kedua bangsa yang bersahabat.
“ Kita berdoa kepada Allah SWT dapat memberikan kesuksesan kita bersama,” kata Raja Arab Saudi mengutip laman Setkab, Rabu, 1 Maret 2017.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno L Masuari mengatakan pertemuan Presiden Joko Widodo dan Raja Salman tak hanya membahas kerja sama untuk kepentingan umat dan ekonomi semata. Jokowi berharap Raja Salman dapat memberi perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi.
" Presiden menitipkan WNI yang tinggal dan berkontribusi di Arab Saudi, agar mendapat pengayoman dan perlindungan pemerintah Arab Saudi," kata Retno.
Retno mengatakan, Jokowi dan Raja Salman juga membahas penguatan persatuan Islam demi kemaslahatan umat Islam di seluruh dunia. Termasuk, dukungan untuk Palestina dan penyelesaian konflik Timur Tengah secara damai.
" Kedua negara menekankan Islam sebagai rahmatin lil alamin," kata dia.
Mengenai kerjasama ekonomi, Jokowi meminta Arab Saudi memberi kemudahan bagi pasar produk halal, obat-obatan, tekstil, dan garmen asal Indonesia.
Selain itu, Retno menyambut baik penandatangan kerja sama proyek pemurnian (refinery) di Cilacap antara Saudi Aramco dan Pertamina. Kerja sama bernilai ditaksir bernilai US$ 25 miliar, sekitar Rp334 triliun.
Retno juga mengatakan, Jokowi menawarkan kerja sama proyek kilang di Dumai, Riau; Balongan, Jawa Barat; dan Bontang, Kalimantan Timur.
" Kami juga menawarkan kerja sama di bidanga infrastruktur, baik pembangunan jalan maupun drainase," kata Retno.(Sah)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha