Cahaya Biru Muncul di Langit Meksiko Usai Gempa Hebat, Pertanda Apa?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 11 September 2021 15:38
Cahaya Biru Muncul di Langit Meksiko Usai Gempa Hebat, Pertanda Apa?
Cahaya ini muncul seiring dengan gempa bumi yag mengguncang Meksiko.

Dream – Ada fenomena langka setelah terjadi gempa hebat di Meksiko pada Kamis 8 September 2021. Terlihat ada cahaya biru di langit usai gempa bermagnitudo 7 terssebut.

Dikutip dari Dailystar, Sabtu 11 September 2021, fenomena alam itu dibagikan oleh warga Acapulco, Meksiko. Unggahan ini diberi tagar #Apocalipsis—kiamat dalam bahasa Spanyol.

Warga setempat khawatir dengan “ ledakan” cahaya biru di langit. Cahaya ini melesat di langit seiring dengan gempa bumi yang menggoyang Meksiko.

Sekadar informasi, gempa berkekuatan 7 magnitudo ini menewaskan satu orang, merusak bangunan-bangunan, dan menyebabkan tanah longsor yang menutupi jalan raya.

Laporan menyebut gempa ini tidak menimbulkan kerusakan yang besar. Tapi, gempa ini bisa dirasakan dengan radius 200 mil di Mexico City selama satu menit.

1 dari 4 halaman

Fenomena Alam Apa Itu?

Sejumlah pakar menyebut fenomena alam itu tidak perlu ditakuti. Fisikawan dari Rutgers University, Troy Shinbrot, mengatakan, fenomena ini aman.

“ Kalau berbahaya, kiamat sudah terjadi seribu tahun yang lalu ketika semburat biru itu ditemukan,” kata Shinbrot.

Ilmuwan lainnya percaya erupsi di langit atau luminositas ini disebabkan oleh gesekan bebatuan di dekat kerak bumi. Kemudian, gesekan ini melepaskan energi ke atmosfer. Kilatan cahaya biru itu diproduksi di dekat permukaan bumi.

Sementara itu, US Geological Survey menyebut cahaya biru itu yang muncul di dekat pusat gempa ini sebenarnya merupakan cahaya gempa atau earthquake light.

Seismolog National Autonomous University, Meksiko, Victor Manuel Cruz Atienza, mengklaim langit semalam dipenuhi aktivitas listrik dari badai hujan. “ Kami tidak bisa mengaitkan fenomena cahaya itu dengan gempa,” kata dia.

2 dari 4 halaman

Ilmuwan Meksiko Bikin Masker yang Diklaim Bisa Membinasakan Virus Covid-19

Dream – Selain berakhirnya PPKM, tak ada yang lebih diinginkan masyarakat selain memiliki alat yang bisa membuat tubuh kebal dari serangan virus Covid-19. Untuk saat ini masyarakat hanya bisa bergantung dari sebuah masker yang menutupi bagian mulut dan hidung dari kemungkinan paparan Sars-CoV-2. 

 

© Dream

 

Masker sudah terbukti ampuh mengurangi risiko seseorang tertular Covid-19. Masker bisa menghalangi penyebaran melalui droplet ketika berbicara, batuk, atau bersin.

Namun setiap orang masih mungkin tertular virus ini ketika lengah. Masker tidak bisa menjamin 100 persen efektif menangkal Covid-19, bahkan jenis N95. Ini membuat para ahli terus berupaya menciptakan masker yang bisa menetralisasi Covid-19.

3 dari 4 halaman

Gunakan Teknologi Nano

Dikutio dari Gizmodo, Selasa 31 Agustus 2021, para pakar di Meksiko mengklaim telah menciptakan masker baru. Dikatakan bahwa masker ini bisa menetralisasi Covid-19.

Masker tersebut menggunakan lapisan nano perak dan tembaga di lapisannya. Kalau virus masuk ke masker atau menempel di lapisannya, masker akan menetralisasi virus.

Para pakar menguji masker itu dengan sampel virus dari pasien Covid-19. Mereka menempatkan virus itu di film perak tembaga yang tersimpan ke dalam Polipropilen.

4 dari 4 halaman

Virus Diklaim Binasa dalam 2 Jam

Dengan viral load yang rendah, virus akan menghilang setelah dua jam. Disebutkan viral load yang tinggi akan membuat proses virus menghilang lebih lama, yaitu delapan jam.

“ Setelah kontak dengan lapisan nano perak-tembaga, membran Sars-CoV-2 pecah dan RNA rusak,” kata peneliti.

Kalau masker ini dibuang sembarangan, para peneliti mengklaim masker akan aman karena tidak terkontaminasi virus Covid-19.

Masker ini belum diproduksi massal sehingga masyarakat belum bisa membelinya di toko. Para peneliti masih meneliti masker itu lebih lanjut.  

Beri Komentar