Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan (Foto: Merdeka.com)
Dream - Guna membahas teknis pembagian bantuan sembako untuk warga yang terdampak Covid-19, Pemerintah Kota Bengkulu menggelar rapat koordinasi bersama seluruh jajara Camat melalui video conference.
Saat memberi arahan, Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan didampingi Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan bantuan pangan sembako ini diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak karena virus covid-19 di Kota Bengkulu.
" Ini semua merupakan tanggung jawab pemerintah dengan menyuruh warganya tetap berada di rumah guna meminimalisir penyebaran covid-19 di Kota Bengkulu, cara paling efektif itu ialah tetap berada di rumah," ujar Helmi melalui video conference di Balai Kota Bengkulu, dikutip dari laman Merdeka.com, Kamis 16 April 2020.
Pemerintah akan menyediakan kebutuhan sehari-hari warganya yang tidak bisa mendapatkan kebutuhan karena berada di rumah.
" Untuk itu, konsekuensinya pemerintah harus memenuhi kebutuhan masyarakat" .
Ia menjelaskan bantuan pangan sembako ini merupakan bantuan pemerintah Kota Bengkulu dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tidak membedakan masyarakat miskin atau kaya saat pendataan maupun pembagiannya.
" Kita minta kepada Camat untuk mendata semua warganya melalui RW dan RT. Diusahakan semuanya mendapatkan bantuan ini, apabila ada warga yang menolak menerima bantuan tersebut tolong dibuatkan berita acaranya dengan alasan yang tercantum agar tidak dipolitisir pihak lain," tegas Helmi.
Selain itu, apabila ada satu rumah di dalamnya memiliki 3 KK berbeda, diberikan juga ketiga-tiganya dengan berita acara sesuai dengan laporan di lapangan.
Helmi juga meminta kepada Camat untuk mendata, membagi dan mendokumentasi dengan berita acaranya.
" Ini kebijakan pemerintah untuk meminta rakyatnya diam di rumah dengan kita penuhi kebutuhannya seperti beras 20 kg serta mie instan 2 dus," tuturnya
Untuk diketahui, Pemerintah Kota Bengkulu juga merencanakan membagikan bibit tanaman seperti bibit cabai, tomat, ubi, jagung, sayur-sayuran dan lain-lain guna mengurangi beban masyarakat Kota Bengkulu.
(Sumber: Merdeka.com/Hery H Winarno)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya