Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
"Kalau terjadi tindak pidana, bunyikan klakson untuk mengundang perhatian orang di sekitar kita," kata Budi.
Dream - Polisi terus mendalami kasus pembiusan yang dialami oleh perempuan berinisial AY di tempat parkir sebuah pusat perbelanjaan kawasan Jakarta Selatan.
"Pelaku masih diburu," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budi Hermanto, Rabu 5 April 2017.
Kasus ini terjadi pada Minggu 2 April 2017. Kala itu, AY yang tengah masuk ke dalam mobil disergap pria tak dikenal. Dia dibekap dengan kain yang diduga sudah dilumuri dengan obat bius. Beruntung dia menekan klakson, sehingga pria itu kabur.
Untuk menghindari kejadian serupa, Budi mengimbau masyarakat untuk tidak memarkir kendaraan di tempat tanpa CCTV. Sebab, pelaku kejahatan bisa bebas menjalankan aksinya karena tidak terpantau.
"Hindari parkir mobil di lokasi yang tak terjangkau kamera CCTV dan pantauan dari sekuriti. Kalau bisa manfaatkan parkir yang khusus perempuan," ucap dia.
Jika dalam situasi sulit, Budi mengimbau masyarakat tidak panik dan segera menekan klakson kendaraan. Sehingga untuk menarik perhatian orang lain.
"Dan juga harus segera melapor ke polisi agar segera ditindaklanjuti," ucap dia.
Budi juga mengingatkan, apabila sudah masuk ke dalam mobil, hendaknya segera mengunci pintu dan menyalakan mesin. Karena, bahaya bisa saja mengancam setiap orang pada saat yang tidak terduga.
"Nah, itu sebaiknya kita masuk mobil langsung kunci pintu dulu baru starter mobil, kecuali kalau lagi pergi beramai-ramai," kata dia.