Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nining Sunarsih, Wanita Yang Tenggelam 18 Bulan Lalu Di Pelaburan Ratu Ditemukan (pojoksatu.id)
Dream - Ditemukannya Nining Sunarsih, 52 tahun, di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat menjadi kabar yang menghebohkan. Ini karena 18 bulan lalu, Nining dinyatakan meninggal tenggelam akibat terseret ombak di Pantai Kebon Kalapa, Citepus, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Nining ditelan ombak ketika berenang di pantai pada 8 Januari 2017. Saat itu, dia sedang rekreasi bersama keluarga di Pantai Kebon Kalapa. Bahkan ada saksi yang melihat Nining melambaikan tangan saat tenggelam.
Tim SAR sempat melakukan operasi pencarian. Dalam beberapa hari, mereka menemukan jenazah wanita yang sudah rusak dan tidak dikenali.
Ketika keluarga diperlihatkan jenazah tersebut, mereka yakin itu bukan Nining. Tim SAR pun menyatakan menghentikan operasi pencarian.
1,5 Tahun kemudian, tepatnya Sabtu, 30 Juni 2018 dini hari, Nining ditemukan tergeletak di antara karang. Pakaian yang dia kenakan sama dengan bajunya ketika hilang 18 bulan lalu.

Nining Sunarsih menjalani perawatan keluarga. (Foto: Pojoksatu.id)
Penemuan Nining berawal dari mimpi yang dialami sang paman, Jejen. Mimpi tiga bulan terakhir ini membuat Jejen penasaran dan pergi ke Pelabuhan Ratu.
Benar saja, Jejen dan beberapa anggota keluarga menemukan Nining tergeletak. Saat ditemukan, Nining dalam keadaan lemah.
Kasus Nining tidak sendiri. Ada sederet kasus orang hilang yang sempat menghebohkan Tanah Air. Berikut diantaranya:
Bocah Hilang 10 Tahun
Pada 2004, bencana besar tsunami melanda kawasan Aceh dan sekitarnya. Banyak keluarga menjadi korban, tidak sedikit adanya kasus orang hilang.
Seperti dialami Arif Rangkuti. Bocah ini hilang selama 10 tahun akibat tsunami besar Aceh dan telah kembali bersama keluarganya.
Arif ternyata diasuh Lana Lestari, warga Payakumbuh, Sumatera Barat. Saat ditemukan Lana, Arif tidak bisa berbahasa Indonesia.

Arif Rangkuti (dipangku), saat diliput media Newsner (Foto: Newsner)
Kisah pertemuan Arif dengan keluarganya bermula dari siaran televisi. Waktu itu, Lana sedang melihat televisi yang menyiarkan orang hilang. Narasumber acara tersebut sempat menunjukkan foto anaknya yang hilang.
Lana mengenali foto itu mirip Arif. Dia lalu memanggil Arif dan bertanya apakah si bocah kenal dengan wanita tersebut.
Arif pun mengatakan wanita di televisi adalah ibunya. Lana kemudian meminta bantuan pihak televisi menyerahkan foto Arif ke keluarganya.
Beberapa hari kemudian, Lana mendapat telepon dari orangtua Arif. Sang ibu meminta berbicara langsung dengan Arif. Keduanya lalu terlibat pembicaraan mengharukan.
Sepekan kemudian, orangtua Arif datang menjemput anaknya ke Payakumbuh. Arif kemudian bisa berkumpul dengan keluarganya lagi.
Hilangnya Nenek Titing 'Preman Pensiun'
Raden Siti Widianingsih atau Titing, 75 tahun, dinyatakan hilang di hutan Gunung Tangkubanparahu, Cikole, Lembang, Bandung Jawa Barat pada 31 Oktober 2017. Nenek Titing merupakan salah satu pemain sinetron 'Preman Pensiun'.
Nenek Titing hilang ketika mengikuti gerak jalan di Bumi Perkemahan Cikole. Tujuan yang ditetapkan adalah Puncak Eurad.

Nenek Titing (Foto: ist)
Tim SAR bergerak melakukan pencarian. Sayangnya, mereka tidak berhasil menemukan Nenek Titing usai melakukan pencarian selama sepekan lebih.
Tim SAR hanya menemukan jejak barang-barang Nenek Titing. Beberapa di antaranya seperti topi dan makanan yang dibawa Nenek Titing. Hingga kini belum ada kabar terkait kehilangan pemain sinetron itu.
(ism, Pelbagai Sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya