Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma'ruf Amin meminta dukungan warga Nahdlatul Ulama (NU) pada gelaran Pemilihan Presiden 2019. Pesan itu disampaikan Ma'ruf ketika menghadiri silaturahmi NU Sedunia di Jarwal, Mekah, Arab Saudi, Sabtu, 18 Agustus 2018.
Dalam kesempatan itu Ma'ruf mengungkapkan alasannya menerima tawaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendampinginya di Pilpres 2019.
Ma'ruf menegaskan pilihan itu karena kesepakatan para ulama dan PBNU. Sehingga, tidak ada alasan warga NU tidak memberikan dukungan kepadanya.
" Maka ketika saya dipilih maka kesepakatannya adalah semua harus menerima dan mendukung, karena ini bentuk pengabdian NU kepada bangsa dan negara," kata Ma'ruf.
Ma'ruf menyebut, pilihannya maju juga sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab NU kepada bangsa dan negara.
Ma'ruf menyebut, keputusan maju dalam kontestasi politik bukan persoalan naik atau turun pangkat.
" Saya minta warga NU seluruh daerah di Indonesia untuk siap membantu dan mendukung saya," kata dia.
Dia siap mengambil segala risiko karena pilihannya menjadi bakal cawapres merupakan bentuk mengabdi kepada negara.
" Jadi apapun risikonya saya siap menerima ini, karena ini bagian dari ikhtiar," ujar dia.
Ma'ruf mengatakan, dia tak akan menerima tawaran jadi calon wakil presiden jikalau tak mendapat restu dari PBNU.
" Bila Kader NU dapat kesempatan, ya ambil saja daripada diambil orang lain," terang Maruf disambut riuh para hadirin.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya