Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
KH Mustofa Bisri Atau Gus Mus (Foto: Instagram @s.kakung)
Dream - Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) menyesalnya munculnya video fitnah yang ditujukan kepadanya. Lewat akun Instagram pribadi, @s.kakung, Gus Mus menegaskan video tersebut merupakan hasil editan.
Dalam video itu, tampak pidato Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Ma'ruf Amin, yang sedang berpidato. Ma'ruf menyampaikan penjelasan pembangunan infrastruktur di era Presiden Joko Widodo.
"Bahkan sekarang sudah bikin tol, tol darat, tol laut, tol udara, tol langit juga ada," kata Ma'ruf dalam video itu.
Adegan selanjutnya memperlihatkan wawancara Gus Mus yang menyoroti tentang kehidupan para kyia. Potongan adegan itu dipasang seolah-oleh Gus Mus mengomentari video Ma'ruf Amin.
"Itu jelas ada yang soak itu, ndak waras itu karena apa? Karena berlebih-lebihan," kata Gus Mus.
Sesungguhnya, komentar yang disampaikan Gus Mus tersebut tak berkolerasi. Di Instagram, Gus Mus menyebut video tersebut penuh rekayasa.
"Gara-gara kepentingan politik sesaat, ada manusia yang tega membuat editan seperti ini. Rekayasa keterlaluan semacam ini sama sekali tidak sebanding dengan keuntungan politis, kalau memang ada, yang akan diperoleh dan dinikmatinya," tulis Gus Mus.
Gus Mus, pun berharap si pembuat video rekayasa tersebut segera mendapat hidayah dari Allah. "Bila yang membuat rekayasa ini manusia beriman, semoga Allah memberi hidayah dan kesejahteraan hidup yang cukup," kata dia.
Video Gus Mus yang ditayangkan itu merupakan hasil wawancara sebuah media dan diunggah ke Youtube pada 9 Maret 2019 dengan judul Blak-blakan Gus Mus, Pemilu Bukan Perang Badar.
Video Gus Mus itu sebetulnya berbicara mengenai kondisi politik identitas dan Islam dalam pemilu 2019. Namun kemudian dipotong dan digabungkan seolah mengomentari pidato KH Ma'ruf Amin.

Permintaan maaf pembuat video (Foto: Instagram/@shenall.ap)
Akun pengunggah video tersebut yaitu @shenall.ap. Di Instagram pribadinya, video tersebut sudah tak terlihat. Setelah video tersebut viral karena diunggah Gus Mus, pemilik akun tersebut meminta maaf.
"Buat saudara-saudaraku yang kecewa dengan postingan ana saya minta maaf. Kalau ada yang bisa saya hubungi supaya permohonan maaf saya bisa sampai ke @s.kakung," tulis dia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'