Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Menjadi kewajiban orangtua untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Terutama soal yang berkaitan dengan agama agar mereka dapat meraih masa depan dengan sukses.
Mengusung tema 'Mendidik Generasi Milenial yang Islami', Perkumpulan Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (PLPIT) Ar-Rudho menggelar seminar parenting pada Sabtu, 23 Maret 2019.
Seminar yang digelar bersamaan dengan dimulainya Masa Penerimaan Peserta Didik Baru SMPIT Ar-Rudho 2019 ini bertujuan agar para orangtua mendapatkan beragam masukan untuk menyiapkan dan mendidik generasi penerus di era globalisasi.

Hadir sebagai narasumber, Ustaz sekaligus pemain karakter Azam dalam film 'Ketika Cinta Bertasbih', Cholidi Asadil Alam. Dalam seminar tersebut, Ustaz Odi menjelaskan usia awal remaja merupakan masa-masa penting dalam pembentukan karakter.
Di masa-masa ini, kata dia, para orangtua perlu menanamkan nilai-nilai Islami. Salah satunya dengan menyekolahkan anak di Sekolah Islam.
Kepala Sekolah SMPIT Ar-Rudho, Eti Hargiyanti, mengatakan pembentukan karakter generasi Islami tidak bisa dilakukan secara terpisah. Masing-masing pihak, baik orangtua maupun sekolah harus bersinergi untuk membentuk karakter tersebut agar anak tumbuh sebagai pribadi bertakwa, cerdas, berprestasi, berakhlak mulia, dan berdaya guna.
" Melalui seminar ini kami ingin menyampaikan kepada seluruh orangtua siswa, bahwa tugas mendidik adalah tugas bersama orangtua dan sekolah," tutur Eti.

PLPIT Ar-Rudho menerapkan sistem full day school dengan memadukan kurikulum pendidikan nasional dan muatan lokal yang berbasis Islami.

Hal ini megacu pada lima karakter, yakni Aqidah Salimah, Aqliyah Dzakiyah, Akhlakul Karimah, Ibadah Shohihah, dan Amaliyah Sholihah. Keunggulan dari SMPIT Ar-Rudho antara lain sistem pembelajaran tuntas tanpa PR, pembelajaran tahfiz dan tahsin, Islamic Character (pembiasaan budaya salam, apel pagi, greeting Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, sholat berjemaah, sholat sunah Dhuha, istighosah, Jumat sehat berolahraga, puasa sunah kamis bersama).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya