Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Digma Marchya Agatha, Relawan Penanganan Covid-19 Gugur dalam Tugas

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 5 Agustus 2021 16:30
Digma Marchya Agatha, Relawan Penanganan Covid-19 Gugur dalam Tugas
Mahasiswa itu berjuang di garda terdepan penanganan Covid-19 dengan terjun sebagai tim testing kontak dekat.

Dream - Covid-19 telah banyak merenggut nyawa. Tak hanya pasien, dokter dan perawat bahkan relawan banyak berguguran akibat pandemi yang belum membaik hingga saat ini.

Nama Digma Marchya Agatha, 23 tahun, akan menjadi pengingat bagaimana perjuangan melawan Covid-19 dilakukan banyak orang. Mahasiswa Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kota Kediri, Jawa Timur, ini gugur dalam tugasnya sebagai relawan penanganan Covid-19.

Mulai 12 Juli 2021, Digma tergabung dalam relawan tes cepat antigen pasien dan kontak dekat. 19 hari lamanya dia bertugas, hingga pada 30 Juli, Digma mulai merasakan tidak enak badan.

Dia pun menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Sementara pada 31 Juli, hasil tes cepat antigen menyatakan Digma reaktif Covid-19.

1 dari 2 halaman

Dilarikan ke RS, Namun Tak Tertolong

Kondisi kesehatan menurun, Digma dilarikan ke RS Kilisuci Kota Kediri untuk perawatan intensif pada 2 Agustus 2021. Saat masuk RS Kilisuci, saturasi oksigen Digma hanya 83 persen.

" Lalu dirujuk ke RSUD Gambiran untuk mendapatkan perawatan yang lebih maksimal," ujar Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar.

Tim medis RSUD Gambiran berusaha maksimal menyelamatkan Digma. Namun, guratan takdir Digma ternyata harus berakhir.

" Selamat jalan, Pahlawan. Terima kasih banyak atas dedikasimu," kata Abu Bakar.

 

2 dari 2 halaman

Jasa Besar Digma

Jasa Digma dalam penanganan Covid-19 pun tak bisa dianggap sepele. Abu Bakar menyampaikan Pemkot Kediri berutang budi pada perjuangan Digma di garda terdepan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Fauzan Adima, menyatakan Digma sudah bekerja keras dalam pelacakan kontak dekat Covid-19. Berkat Digma dan seluruh relawan, pelacakan kontak dekat di Kota Kediri naik secara signifikan.

" Sehingga penanganan pasien Covid dan kontak eratnya bisa tertangani lebih baik," kata Fauzan.

Tracing kontak dekat Kota Kediri tercatat tertinggi di Jawa Timur. Angka perbandingannya mencapai 1:6,09, jauh di atas daerah-daerah lain, dikutip dari Berita Jatim.

Beri Komentar