Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Pertemuan Muhammadiyah Dengan Duta Besar Negara-negara Eropa (Dream.co.id/M Ilman Nafi'an)
Dream - Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Guerent berkunjung ke Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kunjungan ini diterima langsung oleh Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir.
" Ketua Duta Besar Uni Eropa dan 23 Duta Besar negara-negara di Eropa ingin berbagi pandangan dan bertanya pada Muhammadiyah. Pertama, mengenai perkembangan Indonesia yang terakhir," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir di kantornya, Selasa, 14 Februari 2017.
Kepada Guerent, Haedar menjelaskan bangsa Indonesia memiliki sifat pluralis, mampu menyerap demokrasi dan hak asasi manusia melebihi negara lain.
Meski mayoritas Muslim, penduduk Indonesia mampu menerima Pancasila sebagai ideologi bangsa. " Peran Islam di Indonesia menjadi faktor integrasi sosial dan nasional," ucap dia.
Pada kesempatan yang sama, Guerent mengatakan Uni Eropa sangat mendukung pluralisme yang terus terjadi di Indonesia. Prinsip itu dianggap mampu membuat kedamaian di sekitarnya.
" Kami tidak membicarakan hal ini lebih rinci, intinya kami mendukung segala bentuk upaya yang dilakukan oleh Muhammadiyah dalam menjaga pluralisme, demokrasi Indonesia, dan kultur beragama," ungkap dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang