Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Pernikahan (idepernikahan.com)
Dream - Seorang pria asal Moradabad, bagian utara Uttar Pradesh, India, Jugai Kishor, 25 tahun, bernasib malang. Saat akan menjalankan prosesi pernikahan dengan wanita asal Rampur, Indira, 23 tahun, penyakit epilepsinya kambuh hingga membuatnya terjatuh dan kejang-kejang.
Peristiwa itu terjadi saat ia hendak mengalungkan karangan bunga pada calon istrinya. Melihat hal itu, pengantin wanita marah lantaran keluarganya tidak diberitahu mengenai catatan kesehatan Kishor. Dia memutuskan untuk membatalkan pernikahan itu dan hanya mau melanjutkan prosesi pernikahan yang sama tetapi dengan lelaki lain, Harpal Singh, yang merupakan saudara iparnya, seperti dikutip dari Times of India, kamis, 19 Februari 2015.
Harpal, yang saat itu mengenakan jeans dan jaket kulit, sempat berpikir sejenak. Kemudian dia menyatakan siap untuk menikah dengan Indira. Prosesi pengalungan karangan bunga dilakukan Singh tanpa menemui hambatan apapun.
Sementara itu, Kishor yang telah pulih setelah ditangani dokter, segera kembali ke lokasi acara. Tetapi, ia mendapati calon istrinya telah menikah dengan orang lain.
Ia pun memohon kepada Indira dengan mengatakan tidak akan bisa menemui tetangga dan teman-temannya jika tidak kembali bersama Indira. Upaya itu juga dibantu oleh keluarganya. Tetapi, Indira menolak permohonan Kishor.
Penolakan itu memicu tindak kekerasan. Sendok, piring, dan hidangan dipakai senjata agar pengantin perempuan berubah pikiran. Tetapi, Indira tetap kukuh pada pendiriannya.
Merasa tidak mendapat tanggapan, Kishor kemudian melaporkan kejadian itu ke kepolisian setempat. Persoalan baru selesai saat pihak orang tua masing-masing turun tangan.
" Permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Pengaduan sudah ditarik kembali, Kishor dan keluarganya telah kembali ke Muradabad dengan damai," ungkap Solanki.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang