Fenomena Viral Serbuan Laba-Laba `Turun dari Langit`

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 16 Januari 2019 07:01
Fenomena Viral Serbuan Laba-Laba `Turun dari Langit`
Bagaimana pendapat ahli.

Dream - Rekaman ratusan laba-laba yang seolah turun dari langit menghebohkan warganet. Rekaman video tersebut diambil di sebuah pedesaan di negara bagian Minas Gerais, Brasil.

Dilaporkan NDTV, fenomena itu terlihat mengerikan. Tetapi, kata para ahli, munculnya laba-laba itu lumrah selama cuaca panas dan lembab.

Salah satu warganet yang membagikan video tersebut yaitu Pedro Martinelli Fonseca. Dia menyebut pemandangan yang dia rekam itu membuat tertegun dan takut.

Sejak diunggah di Facebook sepekan yang lalu, video Joao telah menarik ribuan warganet berkomentar.

" Ada lebih banyak jaring dan laba-laba daripada yang dapat Anda lihat di video. Kami telah melihat ini sebelumnya, selalu terjadi pada senja ketika cuaca sangat panas," kata seorang warga, Joao Jercina Martinelli.

Seorang profesor arachnology, Adalberto dos Santos mengatakan, laba-laba tersebut membuat jaring raksasa dan menggantung diri untuk menangkap mangsa.

Laba-laba spesies parawixia bistriata itu menenun jaring halus yang hampir mustahil bagi manusia untuk melihatnya. Kondisi itu membuat seolah-olah laba-laba itu melayang di udara.

1 dari 2 halaman

Geger! Hujan Ringan Diikuti Ikan Berjatuhan dari Langit

Dream - Baru-baru ini terjadi fenomena hujan aneh di Tampico, Meksiko. Meski hujan itu terbilang ringan, tiba-tiba beberapa ekor ikan berjatuhan dari langit.

Bagi orang awam, hujan ikan itu tentu menimbulkan dugaan yang macam-macam. Beberapa mungkin mengaitkan hujan ikan itu dengan hal-hal mistis.

Seorang Direktur Perlindungan Sipil di negara bagian Tamaulipas Pedro Granados mengaku kejadian itu aneh dan tidak normal. Tetapi, dia tak takjub. Sebab, kata dia, fenomena serupa pernah terjadi di berbagai tempat di belahan dunia, mulai dari Kansas City hingga Australia, di masa lalu.

Dikutip dari Mirror, Pedro mengatakan hujan ikan itu disebabkan oleh angin kencang seperti tornado dan angin topan. Saat tornado dan angin topan melewati daratan atau perairan, mereka menyedot apa saja yang ada dilewatinya.

Benda ringan, seperti ikan dan katak, seringkali 'terbang' hingga bermil-mil jauhnya dari tempat asal mereka berasal. Tapi, kemunculan tornado atau angin topan yang bisa 'menerbangkan' benda itu sulit diprediksi.

Sekarang Sahabat Dream sudah tahu alasan kenapa bisa sampai terjadi hujan ikan.

Sehingga jika nanti ada hujan ikan di tempat kalian, jangan mengaitkannya dengan hal-hal yang tidak-tidak ya.

2 dari 2 halaman

Geger `Hujan` Hewan Laut di Langit Tiongkok

Dream - Fenomena alam unik terjadi di Qingdao, China pada Selasa, 19 Juni 2018. Usai hujan lebat yang terjadi di timur kota itu, beberapa penghuni laut ditemukan berjatuhan dari angkasa.

Dari gambar-gambar di media sosial China, tampak hewan-hewan itu berjatuhan di jendela mobil atau mengenai atap kaca.

Dilansir Express, badai di Qingdao berkecepatan angin hingga 125 kilometer per jam dan membuat banyak orang bertanya-tanya. Salah satu akun di media sosial mengklaim mahluk-mahluk laut itu muncul dari kedai makanan terdekat.

Tetapi, yang lain percaya makhluk-makhluk itu tersedot keluar dari laut dan dibawa di darat. Proses semacam ini memungkinkan terjadi.

Dalam penjelasan ilmiah, fenomena alam semacam itu bernama benih tornado.

" Seperti tornado, puting beliung dewasa terdiri dari pusaran air yang berasal dari pusat tekanan rendah yang dikelilingi corong berputar dari arus naik."

 Kerang laut berjatuhan di angkas

Pusaran di pusat badai ini cukup kuat untuk 'menyedot' udara, air, dan benda-benda kecil seperti ruang hampa. Benda-benda yang tersedot ini dijatuhkan ke bumi sebagai 'hujan' ketika puting beliung kehilangan energinya."

" Sebagian besar air yang terlihat di saluran sebuah puting beliung sebenarnya kondensat - uap air di udara yang dihasilkan dari kondensasi uap air."

Fenomena langka semacam ini, terjadi empat kali dalam dua tahun terakhir di Meksiko, Amerika Serikat, Sri Lanka, dan Iran.

Dan tentu saja kejadian paling mengerikan terjadi di Australia pada 2015 ketika jutaan bayi laba-laba tertiup angin dan menghujani Goulburn. (ism)

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya