Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Contoh Pakaian Adat Pernikahan Di Riau. (fitinline.com)
Dream - Prosesi pernikahan sering berlangsung dengan adat tertentu. Adat tersebut berdasar pada kebiasaan seseorang sesuai tempat kelahiran yang tentu berbeda antara satu orang dengan lainnya.
Salah satu potret bagaimana kebiasaan yang mendapat pengaruh kuat Islam ada di Kabupaten Siak, Riau. Di kabupaten ini, prosesi pernikahan dijalankan dengan tradisi yang syarat akan nilai-nilai Islam.
Ada kebiasaan unik yang harus dilakukan oleh calon pengantin wanita di Siak. Setelah prosesi lamaran, seorang gadis wajib mengkhatamkan Alquran.
Jika kewajiban ini ditinggalkan, gadis yang bersangkutan beserta keluarganya akan merasa malu. Ini lantaran dia dianggap tidak bisa mengaji.
Di Siak, ajaran Islam sudah melekat pada kebiasaan masyarakat dan telah menjadi identitas. Setiap anak yang tumbuh di lingkungan mereka diwajibkan belajar mengaji di surau atau madrasah.
"Malu orangtua kalau anaknya tidak menuntut ilmu ke madrasah," ujar pejabat Kesbangpol Kabupaten Siak, Ibrahim, dikutip dari nu.or.id, Jumat, 13 Mei 2016.
Ibrahim mengatakan prosesi pernikahan di Siak, yang merupakan warisan kesultanan Riau, dimulai dengan pinangan oleh paman calon pengantin pria. Pinangan tersebut tidak boleh dijalankan oleh ayah apalagi calon pengantin pria itu sendiri secara langsung.
Pinangan tersebut mensyaratkan antara calon pengantin pria dan wanita harus sudah saling mengenal dan saling menyukai. Syarat ini menjadi faktor utama pinangan tersebut dapat diterima.
Proses pinangan dilakukan selama dua kali, dengan hasil penetapan hari dan tanggal pinangan kedua sebagai keputusan pinangan pertama. Pada pinangan kedua, prosesi yang dijalankan adalah lamaran, yang akan berujung pada keputusan hari pernikahan.
Saat hari pernikahan, sebelum prosesi akad dijalankan, calon pengantin wanita diwajibkan mengkhatamkan Alquran di hadapan para hadirin. Biasanya, untuk mempersingkat waktu, calon pengantin wanita hanya membaca seluruh isi Juz 30.
"Di sini malu sekali kalau tak khataman. Berarti dia tak selesai ngajinya," kata Ibrahim.
Setelah proses khataman Alquran selesai, maka akad nikah dapat dilangsungkan.
Sumber: nu.or.id
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran



Anak Terlihat Dewasa dan Selalu Mengalah? Waspadai Parentifikasi yang Bisa Berdampak hingga Dewasa

Ramai Isu Putus Kabel RI–Singapura: Kenapa Internet Dunia Belum Bisa Pindah ke Satelit?

Prancis dan Italia Diguncang Demo Besar-besaran, Apa yang Membuat Warga Turun ke Jalan?

Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Pantat Terasa Nyeri Bukan Selalu karena Salah Duduk, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Gibran Melenting di Survei, Jokowi: Jangan Buru-Buru Menyimpulkan