Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Planetcustodian.com
Dream - Perdana Mentri India Narendra Modi membuat gebrakan dengan kampanye India Bersih. Lewat kampanye " Sawach Bharat" , India memberantas buang air besar di tempat terbuka. Kampanye ini diklaim sukses 100 persen.
Dari target sekitar enam juta toilet di daerah pedesaan, ia mengklaim akan membangun sekitar sembilan juta toilet per tahun.
Ironisnya, masyarakat pedesaan di negara itu memilih untuk menyembah toilet yang baru dibangun itu daripada menggunakannya.
Seperti yang dilansir Planet Custodian, warga menghiasi toilet dipenuhi bunga warna-warni. Penduduk desa mempersembahkan sesajen berupa pisang dan kelapa untuk para Dewa.
Salah satu momen yang menjelaskan, kenapa membangun jutaan toilet di India tidak bisa menghilangkan praktik buang air besar terbuka.
Di pedesaan India fasilitas seperti toilet adalah sesuatu yang aneh. Orang-orang di pedesaan India masih percaya, toilet tidak suci dan tidak higienis. Banyak orang yang tidak tahu bagaimana dan mengapa harus untuk menggunakan toilet.
Anil Prajapati, Ketua Organisasi Pembangunan Sanitasi Gujarat sepakat, budaya keyakinan sosial, dan takhayul adalah beberapa kasus yang mengambat distribusi sanitasi.
" Kami membuat toilet umum, tapi orang masih tidak menggunakannya," kata Anil. Beberapa orang takut ada penyihir di dalamnya atau anak-anak mereka akan diculik.
Pemerintah India perlu melaksanakan kampanye kesadaran secara agresif. Ini untuk meyakinkan warga agar menggunakan toilet dan meninggalkan praktek buang air besar terbuka. Praktik ini dinilai bertanggung jawab terhadap kematian 600 ribu orang per tahun. Sekistar 620 juta orang buang air besar di terbuka di negeri ini.
Sebuah survei yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian Ekonomi Kualitas Sanitasi, Penggunaan, Akses, dan Tren menunjukkan, dari 22 orang yang diwawancarai di lima negara bagian di India, sekitar 40 persen rumah tangga dengan toilet yang masih berfungsi memiliki setidaknya satu anggota yang buang air besar di tempat terbuka. (Ism, Planetcustodian.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya