Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Pramoni Anung Tinjau Langsung Lokasi Ragunan | Foto: Instagram/@pramonoanungw
DREAM.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membantah isu kondisi harimau di Taman Margasatwa Ragunan yang kelaparan hingga tubuhnya terlihat kurus . Klarifikasi itu disampaikan Gubernur dengan meninjau langsung kandang harimau pada Kamis (20/11/2025) pagi.
Pramono mengatakan kondisi satwa di Ragunan berada dalam pengawasan dan mendapatkan pakan sesuai kebutuhan.
“ Saya memastikan ketersediaan pangan para satwa tetap terjaga, karena itu adalah fondasi kesehatan mereka,” ujar Pramono melalui video yang diunggah di akun Instagram resminya.
Polemik ini bermula dari unggahan akun TikTok @quotes13___ pada 22 September 2025. Video tersebut memperlihatkan seekor harimau tampak kurus dan mondar-mandir di dalam kandang.
@quotes13___ #ragunan #harimau #sad #alonelife #ragunanzoo ♬ original sound - آيرِيـٰسٌ.
Salah satu komentar yang paling disorot saat itu berbunyi, “ Aku baru tahu akan hal ini dari orang Ragunan langsung ya kaa, setiap hewan itu dikasih makan. Tapi kalian akan sedih kalau dengar langsung ka, karena sebagian makanan untuk hewan seperti ayam atau daging justru dibawa pulang untuk dimakan manusia. Aku tahu hal ini tapi aku diam, aku bingung cara bilangnya kaa.”
Komentar itu membuat pengguna TikTok langsung menuding adanya pengurangan pakan untuk satwa, meski videonya pada saat itu belum benar-benar meledak atau menyebar luas.
Isu kemudian memanas setelah akun Thread cinta_satwa_alam memposting ulang video tersebut pada 16 November 2025, sekaligus menyoroti dan mengangkat kembali komentar tersebut sebagai bukti dugaan praktik “ makanan satwa dibawa pulang pegawai.”
View on Threads
Tak lama, muncul komentar dari seorang pengguna lain yang mengaku mendengar cerita serupa tentang dugaan pengurangan pakan. “ fyi gue punya suami trs tante nya nikah sama laki yg kerja di ragunan wkwkkw gong nya tiap hari tuh laki bawa daging sapi bisa 10kg ayam 10ekor tiap malem bawanya sekitar jam 9/10an, trs di jual jualin lg ke org dengan harga murah 😭” tulis sebuah akun.
Komentar itu pun akhirnya memunculkan kontroversi baru yang lebih besar dan membuat warganet khawatir kondisi satwa di Ragunan benar-benar memburuk.
Dalam kunjungannya, Pramono Anung langsung mengecek ruang pakan dan menanyakan alur distribusi makanan satwa. “ Jadi setiap pakannya dari sini semuanya?” tanyanya, yang kemudian dibenarkan oleh petugas Ragunan.
Petugas menjelaskan bahwa kebutuhan pakan harimau mencapai 120 kilogram per hari. Ketika ditanya apakah masih ada kekurangan pakan, petugas mengaku bahwa semua kebutuhan pakan hewan di Ragunan sudah terpenuhi.
Pramono kemudian diperlihatkan Sri Deli, harimau yang sebelumnya viral. Ia kembali memastikan kepada petugas apakah benar satwa itu yang muncul dalam video, dan petugas membenarkan. Melihat kondisi Sri Deli dari dekat, Pramono menanggapi singkat, “ Gede!”, seolah menepis anggapan bahwa harimau tersebut kekurangan makan.
View this post on Instagram
Ia menutup tinjauannya dengan penekanan bahwa proses pemberian pakan diawasi secara ketat, serta ada penanggung jawab khusus untuk memonitor rantai distribusinya. Pramono juga meminta Kepala Dinas untuk melakukan pengecekan berkala agar tuduhan yang muncul di media sosial dapat dipastikan tidak benar.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya