Peneliti Amerika Ungkap Misteri Gunung Padang

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 26 Desember 2018 09:02
Peneliti Amerika Ungkap Misteri Gunung Padang
Diduga ada kamar untuk meditasi.

Dream - Struktur bangunan kuno mirip piramida raksasa yang ditemukan di Jawa Barat, Indonesia sempat menggegerkan dunia. Menurut para ilmuwan, piramida raksasa itu kemungkinan sisa-sisa kuil kuno yang terkubur di bawah tanah selama ribuan tahun.

Dikutip dari Live Science, bukti mengenai temuan tersebut dikemukakan para ilmuwan di dalam pertemuan tahunan American Geophysical Union (AGU) pada 12 Desember 2018.

Terletak di puncak Gunung Padang, Desa Karyamukti, Cianjur, Jawa Barat, struktur mirip piramida itu tertutup oleh situs arkeologi yang ditemukan pada awal abad ke-19 dan ditopang oleh barisan pilar batu kuno.

Sementara lereng 'bukit' di bawahnya bukan bagian dari lanskap batu yang terbentuk oleh alam. Tapi lereng tersebut dibuat oleh tangan manusia.

" Apa yang sebelumnya nampak seperti permukaan bangunan, ternyata adalah puncak sebuah struktur raksasa," kata seorang ahli geologi, Andang Bachtiar.

 

1 dari 3 halaman

Beda dengan Piramida Maya

Sementara itu, kepala proyek penelitian situs Gunung Padang, Danny Hilman Natawidjaja, mengemukakan bahwa struktur tersebut kemungkinan merupakan sebuah kuil.

" Meskipun hampir menyerupai sebuah piramida, tapi struktur tersebut berbeda dari piramida yang dibangun oleh bangsa Maya," ujar Danny, peneliti senior di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

" Jika piramida Maya cenderung simetris, maka struktur di Gunung Padang ini memanjang, dengan bentuk seperti setengah lingkaran di bagian depan. Ini adalah kuil yang unik," ujar dia.

Danny dan timnya mengatakan, beberapa batuan megalit yang menonjol keluar di situs Gunung Padang tidak sama dengan batu-batu yang berdiri di sekitarnya.

Bukit dengan bentuk unik di puncak Gunung Padang itu juga tampak berbeda dari lanskap sekitarnya.

" Seperti bukan bagian dari topografi Gunung Padang, yang sudah sangat terkikis. Bukit itu usianya lebih muda. Terlihat seperti buatan manusia bagi kami," kata Danny.

 

2 dari 3 halaman

Periode Waktu Berbeda

Menggunakan berbagai teknik canggih untuk meneliti di bagian bawah tanah, para peneliti secara bertahap menemukan beberapa lapisan struktur yang cukup besar.

Struktur tersebut tersebar di area seluas sekitar 15 hektare dan telah dibangun selama ribuan tahun, dengan tiap lapisan struktur mewakili periode yang berbeda.

" Di bagian paling atas terdiri dari pilar batuan basal yang membentuk teras berundak, dengan susunan kolom batu lainnya membentuk dinding, jalan dan ruang," kata para ilmuwan.

 

3 dari 3 halaman

Kamar Bawah Tanah

Para ilmuwan memperkirakan usia lapisan struktur teratas kuil di Gunung Padang itu antara 3.000 sampai 3.500 tahun. Sedangkan lapisan kedua dengan kedalaman 3 meter di bawahnya diperkirakan berusia antara 7.500 sampai 8.300 tahun.

" Lapisan ketiga dengan kedalaman 15 meter di bawahnya berusia lebih dari 9.000 tahun. Bahkan mungkin berusia 28.000 tahun," kata para ilmuwan.

Danny menambahkan, penelitian yang dipimpinnya juga mendeteksi adanya beberapa kamar bawah tanah. Sampai sekarang, warga lokal menggunakan puncak situs Gunung Padang itu sebagai tempat keramat dan bermeditasi.

" Mungkin kebiasaan itu sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu," pungkas Danny.

(Ism, Sumber: Live Science)

Beri Komentar