Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Penjara (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Seorang imam masjid di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, tewas mengenaskan. Dia ditemukan tergeletak di teras masjid dalam kondisi bersimbah darah sebelum akhirnya meninggal di rumah sakit.
Kasat Reskrim Polres Luwu, Ajun Komisaris Paerunan, mengatakan imam masjid yang diketahui bersama M Yusuf atau Opu Daeng Parobba, 71 tahun, diduga diserang orang tak dikenal. Ketika peristiwa terjadi, Yusuf baru datang ke Masjid Nurul Ikhwan untuk memimpin jemaah sholat Subuh pada Jumat, 31 Desember 2021.
" Korban meninggal dunia di rumah sakit dengan mengalami luka di bagian kepala," ujar Jon.
Jon mengatakan hasil pemeriksaan saksi, peristiwa terjadi ketika masjid dalam kondisi gelap akibat lampu belum dinyalakan. Kemudian, ada jemaah yang datang dan baru akan membuka pintu mendengar suara rintihan.
" Ketika jemaah mau buka pintu mendengar korban merintih kesakitan dan bersimbah darah di teras masjid," kata Jon.
Kapolres Luwu, Ajun Komisaris Besar Fajar Dani Susanto, mengatakan pelaku telah ditangkap beberapa jam setelahnya. Pelaku berinisial AP, 22 tahun.
" Pelaku diamankan di rumah keluarganya," kata Fajar.
Menurut Fajar, jejak pelaku sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di masjid. Dalam video rekaman, pelaku tampak memakai kaos dan celana pendek melakukan penganiayaan terhadap Yusuf sebelum masuk ke masjid, dikutip dari Rakyatku.
Dream - Seorang pemuda, ES, 35 tahun, melakukan menyerang imam masjid Nurul Ikhlas di Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Banten, Ustaz Idris. Saat itu, Ustaz Idris sedang mengimami Sholat Maghrib.
Anggota Unit Intel Kodim 0623/Cilegon, Letnan Dua Infantri Kalinus, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin, 6 September 2021. Pelaku langsung diamankan.
Kalinus mengatakan pelaku beraksi ketika pelaksanaan sholat Maghrib. Tiba-tiba, pelaku masuk masjid hanya dengan memakai celana dalam.
" Tiba-tiba masuk dan teriak, lalu masuk dari sebelah kiri pengimaman dan menyerang imam," ujar Kalianus.
Ketika diperiksa, pelaku mengaku nekat menyerang imam dilandasi motif mati syahid. Kalianus mengatakan pelaku menilai tata cara pengimaman oleh Ustaz Idris salah.
" Dia menyerang karena menurutnya imam sholatnya salah. Tersangka juga mau mati syahid dan masuk surga," kata Kalianus.
Kalianus menduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Ini terlihat dari upaya pelaku menyerang imam masjid dengan motivasi ingin mati syahid.
" Di samping itu, tersangka masuk ke masjid hanya mengenakan celana dalam dan tidak membawa apa-apa," kata dia.
Kalianus juga menduga pelaku mengalami tekanan mental akibat kekurangan pendapatan. Menurut dia, pelaku memiliki pekerjaan sebagai penjaga toko yang terkena dampak pandemi.
" Itu penjaga toko, sekarang karena pandemi bekerja hanya 3 hari dalam seminggu, katanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan, jadi terganggu jiwanya," ucap dia.
Lebih lanjut, Kalianus menyatakan pelaku sudah diserahkan ke kepolisian. Tindak lanjut atas kasus ini sepenuhnya diberikan kepada polisi, dikutip dari Bantenraya.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya