Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dubes RI Untuk PBB, DT Djani Saat Menancapkan Merah Putih Di Markas DK PBB, New York, AS (Foto: Twitter @indonesiaunny)
Dream - Indonesia akan memulai tugas sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) periode 2019-2020. Peresmian itu berlangsung di markas DK PBB di New York, Amerika Serikat.
" Merah Putih kembali berkibar di DK PBB. Wakil tetap RI di PBB, Dubes DT Djani memancangkan bendera Indonesia pada upacara peletakkan bendera bagi Anggota Tidak Tetap DK PBB Periode 2019-2020," tulis akun Twitter resmi perwakilan Indonesia untuk PBB @indonesiaunny, Kamis, 3 Januari 2019.
Merah Putih kembali berkibar di DK PBB. Wakil tetap RI pd PBB, Dubes @DTDjani memancangkan bendera Indonesia pd upacara peletakkan bendera bagi Anggota Tidak Tetap DK PBB periode 2019-2020. Indonesia dipercaya m’jadi Anggota DK PBB utk ke-4 kalinya. @Kemlu_RI #indonesiaUNSC pic.twitter.com/1dBFAOxiQm
— Indonesian Mission UN (@indonesiaunny)January 2, 2019
DT Djani mengatakan, meminta dukungan kepada seluruh masyarakat agar Indonesia dapat melaksanakan amanah ini.
" Mohon doa dan dukungan agar dapat melaksanakan amanah mulia menjaga perdamaian dunia," kata Djani.
Hari ini, saya mencanangkan Sang Saka Merah Putih di Dewan Keamanan PBB. Menandai Indonesia resmi jadi anggota Tidak Tetap DK PBB 2019-2020. Bangga. #IniDiplomasi. Mohon doa et dukungan agar dpt laksanakan amanah mulia menjaga perdamaian dunia @Menlu_RI @Kemlu_RI @indonesiaunny pic.twitter.com/jWNwLlvCV4
— D.T. Djani (@DTDjani)January 2, 2019
Indonesia bersama empat negara lain, Jerman, Afrika Selatan, Republik Dominika, dan Belgia terpilih menjadi anggota tidak tetap DK PBB pada voting yang digelar 8 Juni 2018.

Menlu Retno bersyukur atas terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB (Foto: Kemenlu)
Pada pemungutan suara tersebut, Indonesia mendapat dukungan dari 144 suara dari 190 negara anggota PBB. Pasca terpilih pada pemungutan suara, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengatakan bahwa Indonesia akan mendorong kemitraan global agar tercapai sinergi antara penciptaan perdamaian dan kegiatan pembangunan berkelanjutan.
" Global partnership yang kuat dalam menciptakan perdamaian, keamanan, dan stabilitas akan berkontribusi pencapaian agenda pembangunan PBB 2030," kata Retno.
Indonesia sebelumnya pernah menjadi Anggota Tidak Tetap DK PBB pada periode 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya