Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
`Es Raksasa` Yang Tertangkap Kamera New Horizons (Foto: NASA/IFL Science)
Dream - Wahana tanpa awak milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), New Horizons berhasil menyelesaikan misinya untuk terbang sejauh 6,6 miliar kilometer dari Bumi.
Jarak yang ditempuh New Horizons disebut sebagai misi terjauh satelit NASA. Dalam misi terjauhnya itu New Horizons mendekati obyek es raksasa bernama Ultima Thule.
Dikabarkan IFL Science, NASA mulai mengunduh data dari New Horizons. Sebagian dari data itu berupa gambar di dapat satelit itu sebelum melalui Ultima Thule.
Ultima Thule merupakan `obyek` yang berbentuk kacang dengan ukuran 15 kali 35 kilometer. Diduga Ultima Thule merupakan obyek tunggal, atau dua obyek yang mengorbit secara berdekatan.
Para ilmuwan belum dapat mengonfirmasi parameter yang tepat untuk periode rotasi obyek ini, namun mereka mencoba menggali lebih banyak informasi dari gambar yang didapat Ultima Thule.
" Tidak bisa dibedakan antara periode 15 jam atau 30 jam. Tapi, besok, Ultima Thule akan berubah menjadi dunia yang nyata," kata ilmuwan dalam misi New Horizons dari John Hopkins Applied Physical Laboratory, Hal Weaver.
Selain misi dari New Horizons, satelit NASA lainnya OSIRIS-REx juga menorehkan prestasi membanggakan.

OSIRIS-REx mendekati asteroid (Foto: NASA/Mirror.co.uk)
OSIRIS-REx telah memecahkan rekor orbit terdekat obyek langit.
Dilaporkan Mirror.co.uk, OSIRIS-REx hanya satu mil dari permukaan Bennu 101955, sebuah asteroid.
Meski begitu, misi OSIRIS-REx itu belum selesai. Dijadwalkan pada 4 Juli 2020 OSIRIS-REx akan menempatkan lengan pengambilan sampelnya di permukaan gas peniup asteroid ke debu halus.
Diprediksi satelit itu dapat mengambil sampel sebanyak tiga kali. Setelah pengambilan sampel itu, OSIRIS-REx akan kembali ke Bumi pada 24 September 2023.
Sementara itu, New Horizon masih akan melanglang buana. Rencananya, NASA akan mempertimbangkan penghapusan sistem operasi penerbangan dari New Horizons dan memberinya seperangkat perintah baru.
Dengan sistem operasi baru ini, dimungkinkan New Horizons mengeksplorasi sendiri di Sabuk Kuiper. New Horizons memiliki kekuatan yang cukup untuk menjalankan misi selama 15 hingga 20 tahun. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya