Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Penampakan `Kacang Es Raksasa` di Luar Angkasa, Ukurannya...

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 3 Januari 2019 08:01
Penampakan `Kacang Es Raksasa` di Luar Angkasa, Ukurannya...
Peneliti masih akan menggali obyek tersebut. Diduga ini merupakan obyek tunggal, atau dua obyek yang mengorbit secara berdekatan.

Dream - Wahana tanpa awak milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), New Horizons berhasil menyelesaikan misinya untuk terbang sejauh 6,6 miliar kilometer dari Bumi.

Jarak yang ditempuh New Horizons disebut sebagai misi terjauh satelit NASA. Dalam misi terjauhnya itu New Horizons mendekati obyek es raksasa bernama Ultima Thule.

Dikabarkan IFL Science, NASA mulai mengunduh data dari New Horizons. Sebagian dari data itu berupa gambar di dapat satelit itu sebelum melalui Ultima Thule.

Ultima Thule merupakan `obyek` yang berbentuk kacang dengan ukuran 15 kali 35 kilometer. Diduga Ultima Thule merupakan obyek tunggal, atau dua obyek yang mengorbit secara berdekatan.

Para ilmuwan belum dapat mengonfirmasi parameter yang tepat untuk periode rotasi obyek ini, namun mereka mencoba menggali lebih banyak informasi dari gambar yang didapat Ultima Thule.

" Tidak bisa dibedakan antara periode 15 jam atau 30 jam. Tapi, besok, Ultima Thule akan berubah menjadi dunia yang nyata," kata ilmuwan dalam misi New Horizons dari John Hopkins Applied Physical Laboratory, Hal Weaver.

Selain misi dari New Horizons, satelit NASA lainnya OSIRIS-REx juga menorehkan prestasi membanggakan.

1 dari 1 halaman

Mengambil Sampel dari Asteroid

OSIRIS-REx mendekati asteroid

OSIRIS-REx mendekati asteroid (Foto: NASA/Mirror.co.uk)

OSIRIS-REx telah memecahkan rekor orbit terdekat obyek langit.

Dilaporkan Mirror.co.uk, OSIRIS-REx hanya satu mil dari permukaan Bennu 101955, sebuah asteroid.

Meski begitu, misi OSIRIS-REx itu belum selesai. Dijadwalkan pada 4 Juli 2020 OSIRIS-REx akan menempatkan lengan pengambilan sampelnya di permukaan gas peniup asteroid ke debu halus.

Diprediksi satelit itu dapat mengambil sampel sebanyak tiga kali. Setelah pengambilan sampel itu, OSIRIS-REx akan kembali ke Bumi pada 24 September 2023.

Sementara itu, New Horizon masih akan melanglang buana. Rencananya, NASA akan mempertimbangkan penghapusan sistem operasi penerbangan dari New Horizons dan memberinya seperangkat perintah baru.

Dengan sistem operasi baru ini, dimungkinkan New Horizons mengeksplorasi sendiri di Sabuk Kuiper. New Horizons memiliki kekuatan yang cukup untuk menjalankan misi selama 15 hingga 20 tahun. (ism)

Beri Komentar