Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Dream.co.id/Cynthia Amanda Male)
Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, berbagi tips kepada generasi kekinian untuk bersaing di era digital seperti sekarang ini. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menyebut, perkembangan teknologi dan aspek lainnya mau tidak mau membuat persaingan tidak terbatas hanya di wilayah lokal namun hingga dunia internasional.
Untuk bisa bersaing, Kang Emil meminta generasi kekinian lebih peka dengan apa yang sedang terjadi dan juga pintar menyesuaikan diri.
" Kunci survival itu adalah be relevant. Harus nyambung dengan kekinian dan selalu menyesuaikan diri," ujar Kang Emil, di Sasana Budaya Ganesa ITB, Bandung, beberapa hari yang lalu.
Kang Emil menyatakan, selain itu generasi kekinian harus melek digital. Emil meminta generasi milenial berkarakter, mau belajar, dan memilih lingkungan yang tepat.
" Jangan salah pilih pergaulan. Gaul dengan yang tidak pintar akan terbawa bodoh juga. Bergaul dengan yang visioner," ujar dia.
Lulusan Teknik Arsitektur ITB ini optimis dengan potensi anak bangsa. Menurut sebuah riset, Indonesia menduduki peringkat kedua dunia untuk negara berpenduduk paling optimis.
" Orang Indonesia sebenarnya pintar karena rata-rata terlahir trilingual. Tapi, sayangnya malas membaca maupun nulis, dan mudah percaya. Sehingga mudah di-php. Makanya, banyak hoax," kata dia sambil bercanda.
Usaha para millenial untuk bisa bersaing juga dibantu negara dengan terus berupaya memberikan fasilitas. Sehingga, semangat, dan inovasi generasi muda bisa terus disalurkan untuk kemajuan bangsa.
" Banyak millenial yang bingung menyalurkan ide karena tidak punya alat. Makanya, saya akan buat program relevan untuk memfasilitasi mereka," ujar dia.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha