Innalillahi, Tank Angkut Murid PAUD Outbound Tenggelam

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 11 Maret 2018 10:20
Innalillahi, Tank Angkut Murid PAUD Outbound Tenggelam
Tank diduga terguling akibat medan sungai yang labil.

Dream - Kegiatan outbound para murid Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Purworejo berakhir pilu. Tank yang ditumpangi para siswa itu terguling dan tenggelam di Sungai Bogowonto, Purworejo, Jawa Tengah.

Akibatnya, seorang prajurit TNI dan kepala sekolah dari PAUD meninggal dunia.

Mengutip laman Liputan6.com, Minggu, 11 Maret 2018, sebuah video amatir merekam detik-detik sesaat setelah tank milik Batalyon Mekanis Raider 412 Kostrad terguling dan tenggelam di Sungai Bogowonto pada Sabtu siang, 10 Maret 2018.

Peristiwa nahas itu berawal saat sejumlah siswa Taman Kanak-kanak dan PAUD sedang mengikuti kegiatan outbound bersama anggota Batalyon Infanteri 412 dengan menumpang tank.

Diduga akibat kondisi medan sungai yang labil, tank berbobot sekitar satu ton itu terguling dan tenggelam.

Seorang prajurit TNI bernama Pratu Randi Suryadi dan Kepala Sekolah PAUD Ananda, Iswandari, meninggal dunia. Sementara tiga orang siswa juga harus dirawat intensif di RSUD Purworejo akibat mengalami patah tulang.

(Sah/ Sumber: Liputan6.com/Galuh Garmabrata)

 

1 dari 2 halaman

Tank Lindas Mobil Teroris Penuh Bom, Hancur?

Dream - Tim pengendara tank militer Mesir mendapat banyak pujian. Tank itu berhasil menyelamatkan nyawa lebih dari 50 pengguna jalan dari serangan bunuh diri kelompok teroris yang menggunakan sebuah mobil.

Sayangnya, tujuh warga sipil, termasuk dua anak-anak, harus menjadi korban ledakan. Mereka tidak bisa diselamatkan.

Dilansir Independent, peristiwa itu terjadi di dekat pos pemeriksaan kendaraan lintas batas di kota Arish, Provinsi Sinai Utara. Militer mengatakan, tank tersebut memang disiagakan di Arish, yang merupakan titik rawan serangan teror.

Sebuah rekaman video memperlihatkan satu unit mobil bergerak di luar jalur antrean kendaraan lalu berhenti di depan tank itu. Tidak lama setelah itu, tank bergerak maju dan melindas mobil tersebut.

Sejumlah warga sipil berlarian menyelamatkan diri saat tank itu bergerak. Usai melindas mobil, tank itu bergerak mundur dan bergabung dengan kendaraan militer lainnya di dekat pos pemeriksaan.

2 dari 2 halaman

Beberapa Saat Kemudian... Bum!

Beberapa saat kemudian, mobil itu meledak. Ternyata, di dalam mobil itu terdapat empat pria bersenjata.

Juru bicara militer menyatakan ledakan itu dapat menewaskan 50 hingga 60 orang. Targetnya adalah warga sipil yang melintas di pos pemeriksaan kendaraan di Arish.

" Ledakannya sangat besar, membawa sekitar 100 kilogram bahan peledak," demikian pernyataan militer.

Tidak ada satupun kelompok teroris mengklaim serangan tersebut.

Serangan pemberontak di Sinai meningkat sejak kudeta militer menggulingkan kekuasaan Presiden Mohammad Mursi dari Ikhwanul Muslimin, menyusul demonstrasi besar-besaran menentang pemerintah pada pertengahan 2013 lalu.

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan