Istri Selingkuh, Suami Hancurkan Rumah di Ponorogo dengan Eskavator

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 8 Maret 2020 09:29
Istri Selingkuh, Suami Hancurkan Rumah di Ponorogo dengan Eskavator
Begini ceritanya.

Dream – Perselingkuhan tak hanya bisa merusak rumah tangga, tetapi juga hunian yang dibangun atas nama cinta. Ini seperti yang dilakukan seorang pria yang kesal akibat istrinya selingkuh.

Dikutip dari Merdeka.com, Minggu 8 Maret 2020, seorang pria di Ponorogo, Jawa Timur, menghancurkan rumah yang dibangun untuk keluarganya sehingga rata dengan tanah. Alat berat backhoe terlihat menggaruk dinding hingga pondasi rumah bercat kuning krem berpadu oranye itu sampai hancur berkeping-keping. Rumah yang terletak di Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo itu, diketahui milik dari pasangan suami istri (Pasutri) HM dan NW.

Padahal rumah yang terkesan lebih mewah dari tetangga kanan maupun kirinya itu, baru dibangun 5 tahun yang lalu. Alhasil, eksekusi rumah Pasutri ini pun menjadi tontonan warga sekitar.

" Memang karena selingkuh. Ketahuan selingkuh. Suaminya di Korea, istrinya di rumah," kata Kepala Desa Pengkol, Sunoto.

1 dari 5 halaman

Sempat Dimediasi

Sunoto mengaku, sebetulnya dari pihak desa sudah berupaya memediasi pasutri tersebut. Namun, mediasi yang dimaksudkan agar mendapatkan solusi, tak pernah mendapatkan titik temu dari kedua belah pihak.

" Rumah dan tanah dihibahkan kepada anak. Akan tetapi dari pihak suami HM tidak mau. Suaminya menawarkan dua pilihan. Dibeli separuh nilai bangunan atau beli tanahnya. Tapi istrinya tidak punya uang," kata dia,

Akhirnya, kata dia, alat beratlah yang didatangkan ke lokasi. Karena memang tidak ada titik temu antara mereka berdua.

" Ya kami tidak bisa melarang. Akhirnya eksekusinya hari ini," kata Sunoto.

2 dari 5 halaman

Dibenarkan

Sementara Kapolsek Sumoroto, Kompol Nyonto membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan sebagai kepolisian hanya berhak mengamankan saja.

" Ya ceritanya seperti yang dikatakan kepala desa. Kita di sini hanya pengamanan saja. Agar kondusif," pungkasnya.

Kejadian ini pun viral di dunia maya. Foto dan video penghancuran rumah pasutri tersebut banyak beredar di media sosial. Caption yang disertakan pun memperjelas duduk persoalan.

Seperti di bagikan oleh akun facebook Pemulung Elegan ini, dalam captionnya mengatakan " Gek anget gaess PONOROGO. Suami kerja di KOREA, istri dikerjain Tetangga" .

3 dari 5 halaman

Heboh Pengusaha Tinggal Bareng 4 Istri dan 16 Selingkuhan

Dream - Nama seorang pengusaha kaya raya asal Zhubei, Taiwan mendadak jadi perbincangan di dunia maya. Pasalnya pria ini memiliki kisah percintaan yang tak biasa dan membuat takjub banyak orang.

Bagaimana tidak, di rumah mewah berlantai delapan yang ditaksir harganya mecapai NT$ 400 juta atau sekitar Rp190 miliar miliknya itu, pria bernama Hu Hang-feng ini tinggal bersama empat istri dan 16 selingkuhannya!

 Rumah Mewah© taiwannews.com.tw

Melansir taiwannews.com.tw, Hu menceritakan rahasia bagaimana dirinya bisa hidup bahagaia bersama empat istri dan para selingkuhannya.

4 dari 5 halaman

Suami Adil?

Rahasianya tak lain adalah keadilan. Ia mengaku berusaha menjadi suami yang seadil-adilnya dalam membagi waktu dan hal-hal lainnya untuk para wanitanya tersebut.

 Hu Hang-feng© taiwannews.com.tw

Ia juga menceritakan sedikit tentang kehidupan percintaannya, dimana Hu membangun empat kamar mandi transparan di rumahnya.

Kamar mandi itu kerap ia gunakan bersama para wanita dengan dalih untuk menunjukan kasih sayangnya.

5 dari 5 halaman

Hidup Rukun Jauh dari Drama

Hu menegaskan hidupnya jauh dari drama karena keempat istrinya hidup rukun. Mereka kerap minum teh sambil main kartu bersama.

 Heboh Pengusaha Tajir Tinggal Serumah Bareng 4 Istri & 16 Selingkuhannya© MEN

Pengakuan Hu itu jadi kontroversi di Taiwan karena poligami dilarang di negara tersebut. Hu diketahui hanya menikah secara sah dengan salah satu istrinya.

Hu Hang-feng dikenal sebagai pengusaha tajir pemilik perusahaan Chideh Machinery Hoisting Co., Ltd. Dia dijuluki Crane King of Zhubei atau Raja Derek Zhubei.

Beri Komentar