Jabar Mulai Vaksinasi Tahap Dua, Target 4,4 Juta Lansia

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 24 Februari 2021 07:03
Jabar Mulai Vaksinasi Tahap Dua, Target 4,4 Juta Lansia
Di awal-awal pelaksanaan, vaksinasi akan difokuskan pada zona-zona merah Bodebek.

Dream - Jawa Barat mulai menggelar vaksinasi Covid-19 tahap kedua pada Rabu, 24 Februari 2021. Target vaksinasi tahap ini yaitu kelompok lanjut usia dan petugas pelayanan publik.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan di masa-masa awal vaksinasi akan digelar dengan fokus pada zona-zona merah. Khususnya di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi.

" Kalau memang boleh diizinkan jatah lansia di Jabar kita akan fokuskan di zona-zona merah lansia di Bodebek yang kasusnya selalu ranking satu, dua, tiga," ujar Ridwan, dikutip dari Humas Jabar.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jabar mencatat ada 4.403.984 lansia yang sudah terdaftar dan menjadi target vaksinasi. Sedangkan petugas pelayanan publik ada sekitar 2.195.215 orang yang juga akan mendapatkan suntikan vaksin.

Sementara untuk tahap kedua ini, Jabar mendapat jatah 127.061 vial vaksin. Diperkirakan dosis yang diterima mencapai 1.270.606 vaksin buatan Bio Farma.

 

1 dari 3 halaman

Lebih Giatkan Kampanye Vaksinasi

Terkait pelaksanaan, Ridwan mengatakan Jabar akan menjalankan kampanye secara lebih terarah. Sosialisasi dijalankan dengan melihat demografi penduduk, entitas, serta agama.

" Kampanye pentingnya vaksin masih belum selesai," ucap Ridwan.

Lebih lanjut, Ridwan mengatakan hal yang perlu ditekankan ke masyarakat yakni vaksin efektif membentuk imunitas tubuh. Sehingga, angka kesakitan dapat dikurangi.

" Ketika kita teknis vaksinasi kita harus ingat bahwa keyakinan mau divaksin itu ternyata baru setengahnya, sehingga kita perlu melakukan kampanye semaksimal mungkin kepada masyarakat," ucap Ridwan.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 3 halaman

Ridwan Kamil Gandeng Ulama Dorong Fatwa Penguatan Vaksin

Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, akan melibatkan semua pihak untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap vaksin. Terutama, dia akan menggandeng para ulama untuk lebih menyakinkan umat akan kebaikan vaksin.

" Saya akan tingkatkan peran-peran ulama untuk memberikan fatwa-fatwa penguatan terhadap vaksin," ujar Ridwan, dikutip dari laman Humas Jabar.

Lembaga riset, Indikator, baru merilis hasil survei tingkat kepercayaan publik pada vaksin dan vaksinasi Covid-19. Survei dijalankan pada 1-3 Februari 2021, melibatkan 1.200 responden di seluruh Indonesia.

Temuan yang diungkapkan dalam survei cukup mengejutkan. Sebanyak 81,9 persen responden menyatakan bersedia divaksin jika halal. Sementara sisanya menyatakan bersedia divaksin tanpa perlu mempertimbangkan aspek kehalalan.

Terkait sebaran, sebanyak 15,8 persen menyatakan sangat bersedia divaksin, 39,1 persen cukup bersedia, 32,1 persen kurang bersedia, 8,9 persen sangat tidak bersedia dam 4,2 persen menjawab tidak tahu.

3 dari 3 halaman

Pada kelompok yang bersedia divaksin, sekitar 54,9 persen, sebanyak 70 persen menyatakan tidak bersedia divaksin jika harus membayar. Sisanya sekitar 23,7 persen bersedia divaksin meski harus membayar.

Ridwan mengapresiasi hasil survei ini. Dia berharap survei ini dapat membantu Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jabar menyusun strategi komunikasi publik yang baik demi suksesnya vaksinasi.

" Urusan vaksin PR kita masih banyak. Jadi Jabar akan menggunakan data (survei) ini," kata Ridwan.

Ridwan bersama tim akan melakukan analisa terkait temuan survei tersebut. Untuk selajutnya melakukan simulasi komunikasi publik yang lebih efektif berdasarkan hasil survei tersebut.

" Prinsip hidup saya sebagai pemimpin, Good Data Good Decision, Bad Data Bad Decision, No Data No Decision. Data penting sekali bagi saya dalam memutuskan sebuah keputusan," ucap Ridwan.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar