Jaga Jarak Ditiadakan Pada Penerbangan Haji 2022

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 13 Januari 2022 17:00
Jaga Jarak Ditiadakan Pada Penerbangan Haji 2022
Wamenag Zainut Tauhid Saadi menyatakan Pemerintah telah membuat keputusan tersebut.

Dream - Kementerian Agama telah memulai pembahasan persiapan penyelenggaraan haji musim 1443 H/2022 M meski belum ada keputusan resmi mengenai nasib ibadah ini. Pembicaraan sudah dilakukan dengan beberapa pihak, di antaranya maskapai.

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi, mengatakan pihaknya telah berbicara dengan tiga maskapai penyedia jasa perjalanan ibadah haji yaitu Garuda Indonesia, Saudia Airlines, dan Flynas. Salah satu bahan pembicaraan yaitu berlaku tidaknya prokotol kesehatan jaga jarak dalam penerbangan haji.

" Terkait kebijakan ada tidaknya social distancing (jaga jarak) dalam penerbangan haji tahun 1443 H/2022 M sepenuhnya diserahkan kepada Pemerintah Indonesia," ujar Zainut saat rapat bersama Komisi VIII DPR.

Zainut juga menyatakan keputusan juga sudah diambil. Menurut dia, tidak akan diberlakukan jaga jarak dalam penerbangan haji tahun ini.

" Dalam kaitan ini kami mengambil kebijakan bahwa dalam penerbangan haji tahun 1443 H/2022 M tidak diterapkan social distancing," kata dia.

 

1 dari 4 halaman

Prokes Lain dan Vaksinasi Dikuatkan

Meski begitu, prokes lain akan diperkuat. Seperti kewajiban vaksinasi Covid-19 dengan dosis lengkap bagi calon jemaah haji.

" Penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan pertimbangan seluruh jemaah haji telah mendapatkan vaksinasi Covid-19," ucap dia.

Selain itu, tes Covid-19 juga akan menjadi syarat wajib. Tes akan diberlakukan tiga tahap sejak jemaah berangkat hingga pulang ke Indonesia.

" Jemaah haji dilakukan swab sebelum berangkat, sebelum kelulangan, dan setelah tiba di Tanah Air," ucap Zainut, dikutip dari Merdeka.com.

2 dari 4 halaman

Kemenag Berangkatkan Jemaah Umroh Pertama di 2022

Dream - Kementerian Agama akhirnya memberangkatkan 419 jemaah umroh ke Arab Saudi.

Acara pelepasan jemaah umroh di kawasan Jakarta Timur tersebut dihadiri oleh Wakil Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi dan Haji Terpadu, serta Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus.

Meski diperbolehkan untuk berangkat, jemaah tetap diperingatkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama beribadah.

Selain melindungi kesehatan jemaah dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), mematuhi protokol kesehatan juga bertujuan untuk menjaga kepercayaan Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi.

" Tunjukkan bahwa jemaah umrah Indonesia patuh pada aturan, khususnya patuh pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Ingatlah, pandemi Covid-19 belum berakhir," ucap Hilman Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), saat melepas jemaah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu 8 Januari 2022.

3 dari 4 halaman

Pemberangkatan Jemaah Umrah© Kementerian Agama

Sebelum pemberangkatan ini, pihak PHU telah memfinalisasi regulasi tentang penyelenggaraan umrah di masa pandemi. Termasuk yang terkait integrasi sistem dengan pemerintah Arab Saudi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan jemaah.

" Proses verifikasi sertifikasi vaksin, tes kesehatan, karantina dan screening kesehatan dilaksanakan secara mudah, cepat, valid, akurat, serta menjamin kepatuhan persyaratan yang telah ditentukan oleh kedua negara, Indonesia dan Arab Saudi," ungkapnya.

4 dari 4 halaman

Hilman juga menyampaikan ucapan terima kasih Menteri Agama pada Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia. " Kami menitipkan jemaah umrah Indonesia untuk mendapatkan pelayanan terbaik sebagai tamu Allah, saudara sesama muslim dan pengunjung dua tanah suci."

Tak lupa, dia juga menyampaikan rasa terima kasihnya pada pemerintah dan kementerian atau lembaga yang turut berpartisipasi dalam suksesnya pemberangkatan jemaah umrah.

Beberapa pihak yang terlibat di antaranya adalah Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Perhubungan, Satgas Covid-19, Otoritas Bandara, serta BNPB.

" Semoga Allah meridai kita untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah umrah, serta bangsa dan negara," tuturnya.

Beri Komentar