Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kemacetan Di Gerbang Tol
Dream - Mungkin ini salah satu penyebab kemacetan parah di berbagai jalur balik menuju Jakarta. Operator jalan tol pelat merah, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, sebanyak 719.654 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah timur, barat, dan selatan selama H+1 hingga H+3 Lebaran 2019.
Angka ini naik sebesar 67,38 persen dari lalu lintas harian rata-rata normal sebesar 429.944 kendaraan.
Dengan jumlah lalu lintas selama dua hari arus balik ini, Jasa Marga menyebut, sebanyak 59 persen kendaraan telah kembali. Jasa Marga menyebut, total kendaraan yang melintas selama arus mudik sebesar 1,21 juta kendaraan.
Sehingga, terdapat sisa 41 persen atau sebanyak 497 ribu kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan ke Ibu Kota.
Corporate Secretary Jasa Marga, M. Agus Setiawan menjelaskan untuk melayani pengguna jalan dengan maksimal, Jasa Marga mengoperasikan total gardu operasi hingga empat kali lipat dari kondisi lalu lintas normal.
“ Kami memaksimalkan kapasitas gerbang tol untuk melayani peningkatan volume lalu lintas, sebagai contohnya adalah 33 lajur transaksi serta 29 mobile reader yang dioperasikan secara tandem di GT Cikampek Utama dan 25 lajur transaksi serta 29 mobile reader yang dioperasikan secara tandem di G Kalihurip Utama,” kata Agus, dalam keterangan resminya, Senin, 10 Juni 2019.
Sebelumnya, Jasa Marga menyebut, arus mudik Lebaran 2019 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek tercatat tertinggi sepanjang sejarah tol di Indonesia.
Pada H+3 Lebaran, sebanyak 166.574 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah timur, diantaranya, Surabaya, Solo, Semarang, Cirebon, dan Bandung. Jumlah itu meningkat hampir tiga kali lipat dari volume lalu lintas harian rata-rata normal sebanyak 67.345 kendaraan.
Pada periode yang sama 2018, Jasa Marga mencatat rekor tinggi volume lalu lintas arus balik Lebaran 2018. Sebanyak 130.125 kendaraan menuju ke Jakarta melintas melalui gerbang tol Cikarang Utama.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya