Dibully Gara-Gara Pakaian Saat Melayat Ani Yudhoyono, Reaksi Kaesang Mengejutkan

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Senin, 3 Juni 2019 16:25
Dibully Gara-Gara Pakaian Saat Melayat Ani Yudhoyono, Reaksi Kaesang Mengejutkan
Kaesang juga dibanding-bandingkan dengan Sandiaga Uno.

Dream - Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, tengah menjadi perbincangan warganet. pakaiannya saat bertakziah mendiang Ani Yudhoyono yang disemayamkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura disorot.

Saat itu, Kaesang mengenakan atasan warna gelap. Pada bagian bawah, dia mengenakan celana jeans abu-abu. Celana inilah yang menjadi cibiran. Kaesang pun menjadi bulan-bulanan.

Sejumlah netizen menyebut Kaesang kurang pantas bertakziah dengan mengenakan celana jeans. Apalagi celana itu dinilai terlalu ketat.

Karena Kaesang menjadi sorotan, sang kakak, Gibran Rakabuming Raka, membuat unggahan. Dalam cuitan tersebut, Gibran mengaku telah menegur Kaesang.'

" Mohon maaf untuk seluruh masyarakat indonesia. Mohon maaf apabila pakaian @kaesangp “ ketat dan memperlihatkan lekukan bok*ng”. Akan kami beri teguran yg keras. Mohon maaf apabila sebagai kakak saya gagal membimbing adik saya," tulis Gibran lewat akun @Chilli_Pari.

 kaesang

1 dari 6 halaman

Disandingkan dengan Sandiaga Uno

Tak hanya cibiran, ada pula warganet dengan akun @APLpangeran yang menyandingkan foto Kaesang dengan potret Sandiaga Uno, calon wakil presiden nomor urut 02.

Foto Sandiaga yang dipasangkan dengan potret Kaesang itu diambil saat suami Nurasia itu sedang takziah. Sandiaga Uno terlihat berdiri. Dia mengenakan kaos biru dan celana olah raga yang ketat. Akun @APLpangeran meminta warganet menilai pakaian Kaesang dan Sandiaga Uno.

 kaesang pangarep

 

2 dari 6 halaman

Jangan Diperpanjang

Namun demikian, Kaesang meminta netizen untuk tidak memperpanjang masalah pakaian yang dikenakan untuk takziah tersebut. Menurut dia, bila diperpanjang, maka tidak akan ada habisnya.

 kaesang

Kicauan Kaesang pun mendapat dukungan dari banyak netizen." Yang penting jangan lupa mendoakan bagi orang yang sudah mendahului kita," ucap dia.

" Setujuu yang penting niatnya baik. Lebih baik kita memanfaatkan sisa ramadhan dengan baik," komentar @tutisandrakn.

3 dari 6 halaman

Politisi Demokrat Ungkap Pemandangan 'Tak Biasa' Saat Kaesang Takziah Bu Ani

Dream - Menggunakan kaos hitam lengan panjan dan jeans, Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, takziah di hadapan jenazah Ani Yudhoyono di KBRI Singapura.

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief menyebut, kedatangan Kaesang terjadi setelah sholat jenazah Ibu Ani di Masjid KBRI Singapura.

" Ada anak muda yang sederhana setengah duduk mencium tangan Pak SBY, lalu SBY berdiri memeluknya," kata Andi Arief, melalui cuitannya, Minggu, 2 Juni 2019.

" Anak muda itu (Kaesang) sebelumnya mengantri bersama masyarakat untuk mendoakan Ibu Ani," ujar dia.

Penuturan serupa juga disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik. Dia menyebut, selain mencium tangan SBY, Kaesang juga dengan takzim hendak mencium tangan Edhie Baskoro Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono.

" Tapi, langsung dipeluk. Anak muda berbudi. Saya terharu menyaksikan momen itu," kata Rachland.

4 dari 6 halaman

Keinginan-keinginan Terakhir Ani Yudhoyono

Dream - Presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bercerita keinginan-keinginan sang istri, Ani Yudhoyono ketika sembuh.

" Permintaan terakhir, saya ingin nganter cucu-cucu sekolah, saya kembali ingin berfoto, saya ingin fotografi lagi," ucap SBY, Minggu, 02 Juni 2019.

Ani, kata SBY, juga ingin menemui saudara-saudara saya se indonesia, yang rileks bebas dari politik dan kepentingan apapun.

Meski harapan-harapan Ani itu tak terwujud, SBY dan keluarga berjanji akan mewujudkan harapan itu. " Saya ingin menuliskan itu (kisah Ani) Insya Allah," ujar dia.

SBY berharap, tulisan mengenai Ani dapat menjadi pengetahuan bagi khalayak ramai. Dia ingin, masyarakat tahu proses hidup Kristiani Herawati hingga kemudian menjadi Ani Yudhoyono.

" Mudahan jadi kenangan indah, terima kasih semua, saya mohon doanya, Ibu Ani diterima oleh Allah, semoga kami diberi kemudahan, keihlasan, dan semoga apa yang diwujudkan Ibu Ani dapat kami wujudkan," kata dia.

 

5 dari 6 halaman

SBY Bisikkan Kata-kata Ini, Ibu Ani Merespon dengan Air Mata

Dream - Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menceritakan saat-saat terakhir mendampingi Ani Yudhoyono, istrinya, saat dirawat di National University Hospital (NUH) Singapura.

SBY mengatakan, jelang kepergiaannya, Ani berada dalam kondisi tak sadarkan diri. Kondisi ini, kata SBY, karena Ani Yudhoyono dalam pengaruh obat bius.

" Dokter mengatakan itu sengaja ditidurkan dengan obat bius, sehingga secara logika tidak bisa mendengar lagi," kata SBY, di rumah duka, Minggu, 02 Juni 2019.

Meski demikian, SBY dan keluarga tetap membisikkan kata-kata testimoni, doa, dan harapan bagi Ani. Sebab, keluarga tahu, Ani sedang berjuang keras melawan kanker darah.

" Semua yang kami sampaikan, termasuk yang saya sampaikan, Ibu Ani membalasnya dengan air mata di sudut-sudut matanya," kata dia.

6 dari 6 halaman

Bersatunya Air Mata Kami

SBY mengatakan, menangis saat mengelap air mata Ani. Di saat itulah, dia berdoa.

" Saya ambil kertas tisu saya bersihkan saya lap titik-titik air matanya yang menggenang. Tetapi air mata saya menetes di keningnya," ujar dia.

SBY mengatakan, sempat berdoa kepada Allah.

" Ya Tuhan inilah bersatunya air mata kami, air mata cinta, air mata kasih, air mata sayang," ucap dia.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik