CONNECT WITH US!

JK: Bayar Gaji Saja Utang, Wajarkah Menteri Naik Mobil Mewah?

Reporter : Eko Huda S | Jumat, 12 September 2014 09:55
Jusuf Kalla
Jusuf Kalla mengatakan pembelian mobil baru untuk para menteri tidak perlu dilakukan. Sebab saat ini kondisi perekonomian Indonesia sedang sulit.

Dream - Wakil Presiden terpilih, Muhammad Jusuf Kalla, mengatakan pembelian mobil baru untuk para menteri tidak perlu dilakukan. Sebab saat ini kondisi perekonomian Indonesia sedang sulit. Keuangan negara sedang merah. OLeh sebab itu, para menteri yang bekerja dalam kabinetnya kelak menggunakan mobil bekas anggota kabinet sekarang.

" Keadaan perekonomian kita sekarang, seperti yang selalu saya katakan itu lampu merah. Begitu beratnya, bayar gaji pun harus dari utang," kata Jusuf Kalla saat ditemui redaksi KLN Network di kediamannya, Jakarta Selatan, Rabu 11 Agustus 2014.

Pria yang karib disapa JK ini menambahkan, setiap tahun Kementerian Keuangan harus mencari pinjaman utang untuk menambal kekurangan gaji pegawai negara. Surat utang negara maupun sukuk dikeluarkan negara hanya untuk mencukupi belanja pegawai.

" Kalau sudah begitu kan berat sekali. Dalam kondisi itu wajarkah menteri itu kemudian naik mobil baru mewah, mercy lagi, yang harganya satu miliar lebih?" tuturnya.

Menurut JK, mobil Toyota Crown Royal Saloon yang digunakan para menteri saat ini masih bisa dipakai oleh anggota kabinetnya kelak. " Mobil Crown itu masih bisa sepuluh tahun. Toh menteri itu ke mana sih? Paling dari rumah ke kantor, ke acara, kilometernya kecil."

JK menceritakan pengalamannya saat menjadi Wakil Presiden era 2004-2009. Dia mengaku kala itu memilih tetap menggunakan mobil Volvo. Sementara pada 2009 membeli mobil Toyota Camry untuk para menteri, itupun dengan harga diskon.

" Saya tawar luar biasa murah, harganya cuma Rp 275 juta, ini (Mercy) satu miliar lebih. Saya kira Rp 1,2 miliaran. Masak mengeluarkan uang puluhan miliar untuk para menteri itu, pakai yang lama saja," tukas JK.

Dia bukan tanpa alasan meminta para menterinya kelak menggunakan mobil warisan anggota kabinet sekarang. Sebab, dia punya mobil jenis serupa, yang meski usianya sudah bertahun-tahun, tapi kondisinya tetap bagus.

" Saya punya Crown, saya pakai sudah 12 tahun. Saya beli untuk Ibu. Selama 12 tahun dipakai masih mulus. Saya pikir 16 tahun baru ganti, padahal saya penjual mobil," tutur dia.

Sebelumnya, pengadaan mobil Mercedes Benz seri S 300 yang dilakukan Sekretariat Negara untuk menteri mengundang kontroversi. Untuk pengadaan itu setidaknya negara harus menganggarkan dana sebesar Rp 91,9 miliar.


Namun, pengadaan itu ditolak oleh presiden terpilih Joko Widodo. Pria yang akan dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober mendatang ini menegaskan pengadaan mobil mewah untuk para menteri itu tak perlu dilakukan.

Sementara, pada hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan pembatalan pengadaan mobil tersebut. Meskipun lelang pengadaan sudah dilakukan. SBY juga menginstruksikan kepada menteri-menteri di kabinetnya untuk segera mengembalikan mobil dinas mereka jika selesai masa tugasnya. Sehingga bisa segera digunakan para menteri di era Jokowi.

Melly Mono Kenali Foto Jadul Suzzanna!