Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Presiden Joko Widodo Saat Melepas Pemudik Di Terminal Baranangsiang Bogor (Setkab.go.id)
Dream - Presiden Joko Widodo menegaskan Indonesia tetap mendukung Palestina sepenuhnya. Sikap ini tidak akan berubah.
" Indonesia secara konsisten akan tetap bersama Palestina," ujar Jokowi, dikutip dari setkab.go.id, Rabu 13 Juni 2018.
Pernyataan ini disampaikan Jokowi menanggapi hadirnya ulama Nahdlatul Ulama (NU), Yahya Cholil Staquf ke seminar yang digelar oleh American Jewish Committee (AJC) di Universitas Tel Aviv.
Jokowi menegaskan kedatangan Yahya yang juga merupakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ke Israel adalah urusan pribadi. Hal itu tidak akan mengubah sikap Indonesia.
" Itu adalah urusan pribadi. Beliau kan sudah menyampaikan itu urusan pribadi karena beliau diundang sebagai pembicara di Israel," kata Jokowi.
Lebih lanjut, Jokowi telah memberikan arahan kepada Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi agar menjadikan isu Palestina sebagai prioritas selama Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
" Indonesia harus selalu bersama Palestina. Terpilihnya Indonesia menjadi anggota Dewan Keamanan PBB juga harus memberikan manfaat bagi rakyat Palestina," kata Jokowi.
(Sah)