Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sidang akan berlangsung secara tertutup.
Dream - Sidang isbat penentuan awal Ramadan 1438 Hijriyah akan digelar Kementerian Agama pada Jumat, 26 Mei 2017. Sidang akan menetapkan awal puasa setelah mendapat informasi tentang posisi hilal.
"Sidang isbat awal Ramadan akan dilaksanakan pada Jumat, 26 Mei 2017 di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin Nomor 6 Jakarta," ujar Plt Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, dikutip dari kemenag.go.id, Rabu, 17 Mei 2017.
Kamaruddin mengungkapkan sidang akan dihadiri oleh para duta besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.
"Sidang itsbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku Pemerintah dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan, yang hasilnya diharapkan dapat dilaksanakan bersama," kata Kamaruddin.
Dijadwalkan, sidang akan dimulai sekitar pukul 17.00 WIB dengan agenda awal pemaparan Tim Hisab Rukyat atas posisi hilal. Sementara isbat atau penetapan akan digelar usai sholat Maghrib setelah laporan pantauan lapangan Tim Hisab Rukyat.
"Hasil Rukyatul Hilal dan Data Hisab Posisi Hilal awal Ramadan 1438 H akan dimusyawarahkan dalam sidang itsbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Ramadan 1438 H," ucap Kamaruddin.
Seperti tahun sebelumnya, sidang kali ini juga akan digelar secara tertutup. Namun hasil penentuan awal Ramadan akan dipaparkan sesuai sidang.
"Hasilnya disampaikan secara terbuka dalam konferensi pers setelah sidang," kata Kamaruddin.(Sah)