Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Arab News)
Dream - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan sebanyak 204 ribu kacamata gratis untuk musim haji tahun ini. Kacamata yang dibagikan secara gratis itu disiapkan untuk melengkapi alat pelindung diri guna mengurangi risiko kesehatan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
" Seluruh barang akan disimpan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mekah dan KKHI di Madinah," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Indonesia, Eka Jusuf Singka, diakses dari laman kemkes.go.id, Jumat, 6 Juli 2018.
Selain kacamata, panitia haji juga menyiapkan 204 ribu payung, 20.400 pasang sandal, 20.400 box masker, 204.000 tas, serta 20.400 penyemprot air (water spray).
Seluruh alat itu, kata Eka, akan dibagikan saat tim promotif preventif Kemenkes bertemu jemaah yang tak dilengkapi dengan peralatan itu. Upaya itu untuk mengantisipasi cuaca panas di Arab Saudi.
Eka menuturkan, pembagian alat-alat itu, karena jemaah haji Indonesia kerap luka meletakkan sandal saat beribadah di Masjid Nabawi atau Masjidil Haram.
" Biasanya mereka (jemaah haji) sandalnya ketinggalan. Bahaya, kaki bisa kepanasan (melepuh)" ujar dia.
Eka mengatakan, suhu rata-rata di Arab Saudi mencapai 53 derajat Celcius. Kondisi ini berdampak pada masalah kesehatan, mulai luka melepuh hingga heatstroke.
" Seperti tahun-tahun sebelumnya, jemaah yang berangkat ke Tanah Suci, mayoritas masuk kategori berisiko (kesehatan) tinggi dan lanjut lanjut usia," kata dia.
Tahun ini, Kemenkes akan mengirimkan sebanyak 1.521 orang Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang akan melayani 507 kloter. Selain itu terdapat 306 orang Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang di bidang kesehatan.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya