Kerugian Banjir Awal Tahun 2020 Ditaksir Ratusan Miliar Rupiah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 4 Januari 2020 18:28
Kerugian Banjir Awal Tahun 2020 Ditaksir Ratusan Miliar Rupiah
Banjir ini merusak rumah dan fasilitas umum di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Dream – Kerugian akibat banjir yang melanda sejumlah kota di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Taksiran itu berasal dari perkiraan kerusakan fasilitas umum dan rumah warga.

" Kami belum hitung-hitungan ya. (Tapi) ratusan miliar pastilah," papar Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Pranowo, di Gudang BNPB, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 4 Januari 2020.

Agus mengatakan perhitungan pasti nilai kerugian bencana baru akan dilakukan setelah upaya pemulihan korban terdampak banjir sudah dilakukan. Hitungan kerugian akan dilakukan bagian rehab record.

Dalam menangani masa pemulihan dampak bencana, BNPB mendapat bantuan sekitar 5 ribu personil TNI. Ribuan personil ini turut membantu upaya membersihkan lumpur sisa banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

" Kami menurunkan lima ribu lebih tentara. BUMN akan bantu juga, masing-masing wilayah kan akan dikasih empat (BUMN), Bekasi empat, Tanggerang empat, DKI juga empat," kata dia.

Menurut Agus, BUMN juga akan turut membantu para korban. Baik itu untuk pendanaan, maupun peralatan untuk membersihkan lumpur sisa banjir.

Agus menyebutkan, pembersihan rumah korban banjir tersebut juga membutuhkan antikuman atau disinfektan. Pasalnya, kata dia usai banjir kerap kali airnya membawa penyakit.

" Rumah-rumah disemprot juga seperti itu supaya rumah steril supaya nanti orangnya enggak sakit," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Yopi Makdori)

1 dari 5 halaman

Syarat Perbaiki KK dan Akte Lahir yang Rusak Akibat Banjir

Dream – Kementerian Dalam Negeri jemput bola untuk membantu masyarakat yang ingin mengganti dokumen penting karena terjangan banjir Jabidetabek. Salah satunya dilakukan di kawasan Kemang, Jakarta.

Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kelurahan Bangka, Kemang, Jakarta, diketahui menerima banyak laporan dari warga yang dokumen pribadi dan surat pentingnya rusak akibat terjangan banjir.

Untuk membantu masyarakat, Sudin Disdukcapil Kelurahan Bangka akan membuka layanan keliling administrasi kependudukan untuk para korban banjir.

" Kami turunkan layanan masyarakat yang terkena musibah banjir. Sejumlah warga RT 3 RW 2 Kemang Selatan XA menyerahkan dokumen-dokumen penting mereka seperti KTP Elektronik, Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran yang rusak terendam banjir," kata Kepala Sudin Disdukcapil Kelurahan Bangka, Kemang Abdul di lokasi, dikutip dari Liputan6.com, Sabtu 4 Januari 2020.

 

© Dream

 

Menurut Abdul, pendataan dilakukan sampai Disdukcapil Kelurahan Bangka bisa mengganti semua dokumen yang rusak punya warga yang rusak akibat banjir. Abdul mengatakan arahan ini langsung diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri.

" Perintah dari Kemendagri ada juga surat edaran dari Kepala Dinas Disdukcapil DKI Jakarta tentang penggantian dokumen korban banjir," kata dia.

2 dari 5 halaman

Tak Ada Syarat yang Sulit

Abdul memastikan tak ada syarat sulit untuk mendapatkan restorasi dokumen dan surat berharga. Warga hanya diminta menyebutkan nama dan Nomor Induk Keluarga saja.

Abdul pun berpesan, kepada warga yang terkena banjir, agar segera memanfaatkan layanan mobil administrasi disdukcapil ini. Khususnya untuk Kelurahan Bangka mobil akan berkeliling setiap hari.

" Kita imbau buat warga yang saat ini ada di lokasi rumahnya untuk segera merapat ke kita kalau hari ini sibuk masih ada urusan hubungi Pak RT nanti didata oleh Pak RT nanti Pak RT akan berkoordinasi dengan perugas kita yanh ada di kelurahan Bangka," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)

3 dari 5 halaman

Ngepel Kamar Usai Kebanjiran, Yuni Shara Cuek Pakai Outfit Rumahan

Dream - Bencana banjir menyebabkan banyak rumah di Jakarta dan sekitarnya terendam. Tak hanya masyarakat umum, selebritis juga tak luput menjadi korban banjir.

Banjir juga dialami oleh Yuni Shara. Lewat Instagram, kakak kandung Krisdayanti itu menampilkan kondisi rumahnya yang terendam banjir sampai sebetis.

Usai pose cetarnya saat banjir viral di medaia sosial, kini saatnya Yuni Shara beres-beres rumah. Air banjir yang telah surut menyisakan kotoran di sudut rumah. Ibu dua anak itu sampai harus mengepel lantai.

" Waktunya ngepel kamar," tulis Yuni Shara di Insta Story.

Aksi tersebut diabadikan lewat Insta Story akun @merdisihombing yang diunggah kembali oleh Yuni Shara. Dalam video itu, Yuni tampak berjongkok untuk mengepel kolong lemari. Ia bersusah payah mencapai sudut lantai di bawah lemari yang sempit.

Yuni Shara© Foto: Instagram @yunishara36

Foto: Instagram @yunishara36

Penampilannya pun tak kalah menarik. Ia tampil simpel dengan kaos lengan panjang dan celana serba hitam. Bukan high heels seperti biasanya, Yuni cuma memakai flatshoes.

4 dari 5 halaman

Tetap Cetar

Artis 47 tahun itu terlihat sedikit lesu setelah beres-beres. Meski begitu, wajahnya tetap cetar dengan polesan makeup simpel.

Yuni Shara© Foto: Instagram @yunishara36

Foto: Instagram @yunishara36

Fokus riasan terletak pada alis yang sangat on fleek dan polesan eyeliner tipis. Sedikit lipstik warna nude juga mempermanis wajah pelantun lagu 'Sepi'.

5 dari 5 halaman

Rumah Roy Marten Didatangi 7 Ular Saat Banjir

Dream - Rumah Roy Marten yang berada di kawasan Kalimalang dimasuki tujuh ular. Binatang melata itu masuk ke rumah Roy Marten karena wilayah itu mengalami banjir.

" Jadi ada kebun di sebelah rumah, mungkin pindah lewat air ya pas banjir. Barusan dapat tiga lagi, kemarin empat," ujar Roy Marten saat dihubungi, Jumat 3 Januari 2020.

Menurut Roy, air banjir memang sempat masuk ke dalam rumahnya. Ular-ular tersebut ditemukan saat membersihkan rumah setelah air banjir surut.

" Ditemukan tadi sama pembantu, sama teman di rumah pas mereka bersihin kebun. Ditemuin di luar, di kebun, terus di kamar Gibran satu. Jadi semua tujuh," beber Roy.

Meski tujuh ular masuk ke dalam rumah, Roy Marten mengaku tidak takut. Dia yakin tidak ada lagi ular yang masuk ke rumahnya.

" Iya sudah tujuh. Enggak (takut) lah sudah ketangkap semua. Ularnya satu, temannya yang banyak," imbuh Roy.

Beri Komentar