Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Razan Al-Najjar, Relawan Medis Palestina Yang Tewas Ditembak Israel (Twitter @MOHAMME71438069)
Dream - Ribuan warga berkumpu di Gaza, Palestina, pada Sabtu, 2 Juni 2018 untuk menghadiri pemakaman Razan Ashraf Al-Najjar, relawan medis Palestina (21 tahun ) yang ditembak mati tentara Israel di dekat pagar perbatasan, Jumat (1 Juni 2018).
Dengan berpakaian putih, para relawan medis bergerak mengantarkan Razan ke pemakamannya. Mereka membawa foto wajah Razan dan bendera.
Lebih dari 115 orang telah terbunuh sejak asi protes di perbatasan yang berakhir Maret lalu. Namun Razan merupakan satu-satunya wanita yang menjadi korban tewas. Korban pertama adalah seorang remaja.
Foto peristiwa penembakan Razan cepat beredar dengan memperlihatkan sekelompok pria membawa relawan ini yang tengah mengenakan pakaian putih. Kepalanya miring ke belakang dan tangannya yang masih mengenakan sarung terlihat terjuntai di sekitar bahu mereka.
Para saksi mengatakan Razan meninggal setelah ditembak di dada.

Saksi lain, Ibrahim Najjar mengatakan, saat kejadian, Razan berniat memberikan pertolongan pertama kepada seorang lansia yang berada di antara para demonstran yang terluka di dekat perbatasan. Perempuan tangguh itu tetap berupaya keras, meski matanya sakit bukan kepalang gara-gara semburan gas air mata Israel.
" Razan mengenakan jas putih, simbol paramedis jelas terpampang," kata Najjar. Setelah ditembak, Razan sempat dilarikan ke rumah sakit.
" Saya membawanya sampai ambulans. Saat itu dia masih hidup. Saya menemaninya di dalam ambulans menuju ke rumah sakit, beberapa menit sebelum dia meninggal," ujar Ibrahim seperti dikutip dari laman Liputan6.com.
Militer Israel berjanji akan menyelidiki kasus penembakan yang menyebabkan kematian Razan. Namun mereka mengklaim pasukan Israel telah bekerja sesuai dengan standar operasional (SOP).
" IDF (Israel Defence Force) konsisten bekerja sesuai operasional dan mengurangi kematian di sekitar kawasan pengamanan d pagar perbatasan," ujar pihak Militer Israeal dalam pernyataannya. " Sayangnya. organisasi teroris Hamas dengan sengaja dan metodis menempatkan warga sipil dalam bahaya."
Surat kabar New York Timur, bulan lalu pernah mewawancarai Razan di Gaza. Dia merupakan satu-satunya relawan medis perempuan yang terjun membantu pengobatan selama aksi protes yang diorganisir Hamas.
" Kami mempunya satu tujuan- menyelematkan dan mengevakuasi warga," katanya dalam sebuah rekaman video. " Serta mengirim pesan ke dunia: tanpa senjata, kita bisa melakukan apapun."
The martyr of the humanitarian work Razan Ashraf al-Najjar, 21 years old, who did not leave her field of work during the great march of return until she presented herself today, east of Khan Younis pic.twitter.com/OiXKlhgrAL
— MOHAMMED MAHMOUD (@MOHAMME71438069)June 1, 2018
Usai kematian Razan di ruang operasi itu, perwakilan PBB untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov dalam cuitannya akun Twitternya menuliskan, " #Israel harus menyesuaikan penggunaan kekuatan militer dan Hamas perlu mencegah insiden di perbatasan. Ketegangan hanya akan membuat korban lebih banyak."
" Petugas medis #bukan target!" tulisnya.
(Sah, Sumber: Washingtonpost)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang