Laporkan Grup Facebook, Siswa Tangerang Jadi Buronan Internasional

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 18 Mei 2019 16:31
Laporkan Grup Facebook, Siswa Tangerang Jadi Buronan Internasional
Ulah MS membuat ngamuk netizen di sejumlah negara.

Dream - Seorang siswa asal Tangerang, diketahui bernisial MS, dikabarkan menjadi buronan internasional. Sebabnya, dia telah melaporkan sejumlah grup dengan tudingan SARA sehingga sehingga ditutup paksa oleh Facebook tanpa pemberitahuan.

Dikutip dari The Verge, Kasus ini bermula pada 13 Mei 2019. Saat itu sejumlah grup besar seperti Crossover Nobody Asked For (CNAF), Non Sense Memes, dan lainnya tiba-tiba dinonaktifkan oleh Facebook. Dasarnya adalah laporan konten SARA dari MS yang mengaku sebagai anggota Indonesian Reporting Commision (IReC).

Facebook mendeteksi adanya pelanggaran ketentuan komunitas pada grup-grup besar itu. Padahal, seluruh konten yang ada pada grup-grup tersebut sama sekali tidak melanggar dan sesuai ketentuan.

Hal ini memicu kemarahan dari netizen global juga Indonesia sendiri. Banyak dari member grup tersebut mengincar MS, bahkan ada yang sampai membuat sayembara berhadiah.

Profil MS pun terlacak dan tersebar di dunia maya, mulai dari nama keluarga, data kependudukan, alamat rumah, hingga alamat sekolah. Dia ternyata masih berusia 18 tahun.

 

1 dari 2 halaman

Netizen Ngamuk

Sebagian netizen mengaku mereka sampai kehilangan pekerjaan. Ada juga netizen yang sampai transaksi penjualan motornya dibatalkan oleh pembeli gara-gara ulah MS.

Kasus ini mendapat perhatian Facebook dan platform media sosial itu menyebut kasus ini dengan 'The Great Zuccening of 2019'. Facebook kini sedang berusaha untuk memulihkan grup-grup tersebut.

Grup Facebook Teman-Teman Bulu Burung (TTBB) sempat mendatangi MS. Mereka meminta penjelasan mengapa MS sampai melakukan pelaporan.

 

2 dari 2 halaman

Pelaku Minta Maaf, Tapi...

MS pun mengakui laporannya ke Facebook karena menilai unggahan di grup-grup raksasa itu mengandung unsur SARA. Tetapi, alasan itu justru membuat netizen mengamuk.

Ini karena pelaporan tersebut berimbas pada penutupan paksa sejumlah grup yang tidak berkaitan. Seperti grup pendidikan dan freelancer.

MS sendiri telah membuat pengakuan permohonan maaf atas perbuatannya. TTBB juga mengunggah foto MS yang memegang permohonan maaf secara tertulis.

Sayangnya, rumor ini sudah kepalang dimanfaatkan sejumlah pihak. Mereka masih tetap berusaha mengincar MS. 

Beri Komentar
Summer Style 2019