Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dokumen Siti Hardijanti Rukmana
Dream - Siti Hardiyanti Rukmana, biasa disapa Mbak Tutut, menyimpan banyak kenangan mendalam tentang sosok orang tuanya, Presiden kedua Indonesia Soeharto dan Raden Ayu Siti Hartinah atau lebih dikenal Ibu Tien.
Sebagai anak pertama, Mbak Tutut memang memiliki kesempatan lebih lama mengenal sosok kedua orang tuanya. Baik di saat muda maupun menjelang masa-masa tuanya.
Satu kenangan yang diingat Mbak Tutut adalah pertemuan pertama Soeharto yang akan menikahi pujaan hatinya, Ibu Tien.
Dikenal masyarakat sebagai sosok presiden dengan senyum khas, ternyata Soeharto termasuk tipe ayah yang tak banyak bicara. Sebaliknya, Ibu Tien cukup humoris saat menceritakan proses awal pernikahannya.
Dalam sebuah sesi obrolan hangat bersama keluarganya, Mbak Tutut mengulang kembali cerita tersebut di laman tututsoeharto.id.
" Suatu hari kami sedang berkumpul, melihat foto-foto lama, tiba-tiba ibu tertawa geli," tulis Tutut.
Melihat sang ibu tertawa melihat foto lama tersebut, Tutut menjadi penasaran dan menanyakan mengapa Ibu Tien tiba-tiba tertawa.
" Bapakmu itu dulu waktu dikenalkan dengan ibu pertama kalinya kecele (tidak sesuai dugaan)," jawab Tien saat ditanya Tutut.
Heran dengan jawaban sang ibu, Tutut kembali menanyakan maksud dalam kecele yang dilontarkan Ibu Tien.
Sembari bercanda, Tien menjawab kala pertemuan itu Soeharto tidak menyangka kalau kondisi fisik calon istrinya itu berbeda ketika awal bertemu.
Kali pertama bersua, lanjut Mbak Tutut dalam ceritanya, Ibu Tien memiliki kulit kuning. Tapi semua berubah saat proses lamaran. Kulit mantan ibu negara itu berubah menjadi lebih gelap.
" Ternyata kok sekarang ibu agak hitam (karena aktif di Palang Merah). Bapakmu kecele .. (hi hi hi), ora menik menik ning menuk-menuk saiki (tidak imut-imut tapi gemuk)," kata Tien tertawa lagi.

Tutut pun menghibur Soeharto dengan mengatakan meski kulit ibunya telah hitam, tapi ayahnya tetap meminang sebagai istri.
Tapi, jawaban Tien justru membuat kaget dan lucu. " La wis kadung nglamar (ya udah terlanjur melamar)," ucap Tien.
Di suasana hangat itu, Tutun kemudian memastikan kepada Soeharto kalau cerita itu benar adanya.
" Betul ya pak cerita ibu," tanya Tutut.
Soeharto pun membenarkan cerita tersebut dan memuji Tien kalau wajahnya masih tetap cantik.
Mendengar pujian itu, Tien langsung tersipu malu. " walah bapak," kata Tien.
(Sah, Sumber: tututsoeharto.id)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya