Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Nur Fariza Abu Hassan, Pelukis Difabel (Siakapkeli)
Dream - Masing-masing orang memiliki perbedaan ketika dilahirkan ke dunia. Ada sebagian orang lahir dengan kondisi fisik tak sempurna, namun tetap bisa berkarya.
Seperti yang diperlihatkan wanita bernama Nur Fariza Abu Hassan, 34 tahun. Tubuhnya tidak bisa tumbuh secara normal karena mengidap Mucopolysaccharidosis tipe IV.
Penyakit yang didera Nur Fariza merupakan kelainan genetik yang menyerang tulang. Akibatnya, tulang tidak dapat tumbuh sempurnya sehingga tubuh tetap mengecil.
Namun penyakit itu bukan penghalang bagi Nur Fariza untuk berkarya. Namanya bahkan sudah terkenal lewat beragam karya lukisnya yang indah.
Dikutip dari Siakapkeli, kisah Nur Fariza viral di media sosial setelah adiknya, Ahmad Faiz, mengunggah fotonya di Twitter. Sang adik juga menceritakan sejumlah karya Nur Fariza yang dikagumi banyak orang.
Nur Fariza sangat senang mendapati karyanya disukai banyak orang. Tidak sedikit pengguna Twitter menyatakan kekaguman pada lukisan yang dihasilkan Nur Fauzia.
Keahlian Nur Fariza bukan hanya soal melukis. Dia rupanya juga sangat mahir memainkan alat musik keyboard.
Nur Fariza merupakan lulusan Sekolah Menengah Kebangsaan Convert di Klang. Dia sudah menghasilkan banyak lukisan pada sejumlah media lukis seperti kaleng, kayu, atau kotak kecil.
Total lukisan yang sudah dia hasilkan mencapai 150 buah. Dari jumlah tersebut, 50 lukisan telah terjual dengan harga antara 100-400 ringgit Malaysia, setara Rp349 ribu-Rp1,4 juta.
Nur Fariza bersyukur memiliki keluarga yang selalu memberikan dukungan kepadanya. Terutama sang ibu yang tidak pernah lelah memberi semangat padanya.
Yang lebih membanggakan, Nur Fariza telah menggelar pameran karya lukisnya di sebuah galeri seni di Pulau Indah.
(Sah, Sumber: Siakapkeli)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya