Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tiga hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menangani kasus kopi bersianida dilaporkan ke Komisi Yudisial oleh Aliansi Advokat Muda Indonesia (AAMI). Ketiga hakim itu dianggap terlalu membela korban, Wayan Mirna Salihin.
Terkait laporan ini, pengacara terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, mengaku prihatin. Menurut dia, selama persidangan berlangsung, pihaknya tidak pernah merasa dirugikan oleh majelis hakim.
" Kami merasa yang mulia, khususnya bapak ketua sangat arif dan bijaksana dalam memimpin persidangan ini. Kami sangat bangga kepada majelis," kata Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin 19 September 2016.
" Tidak pernah merasa diperlakukan tidak adil. Kami tidak setuju ada pihak lain yang mengintervensi pengadilan ini," tambah Otto.
© Dream
Otto menduga ada upaya mengadu domba antara pihak Jessica dengan majelis hakim. Dia berharap tidak ada pihak lain yang melakukan intervensi kasus yang sedang dijalani kliennya itu.
" Kami merasa, dengan adanya laporan ini seakan-akan menyudutkan kami, seakan-akan ada upaya membenturkan kami dengan yang mulia," ucap Otto.
© Dream
Otto yang juga merupakan Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) itu pun mengatakan siap bersaksi membela para hakim jika memang diperlukan.
" Ingin klarifikasi kami tidak pernah tahu menahu itu. Siap untuk bersaksi di KY bahwa apa yang mereka tuduhkan ini tidak benar. Kami tidak melakukan itu, kami tidak suka diperlakukan seperti itu," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya