Masjid Ramah Anak Jadi Sarana Edukasi Tangkal Pernikahan Dini

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 7 Februari 2020 19:01
Masjid Ramah Anak Jadi Sarana Edukasi Tangkal Pernikahan Dini
Masjid dapat menjadi sarana sosialisasi pencegahan pernikahan dini.

Dream - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) terus mendorong masyarakat untuk tidak menjalankan praktik perkawinan dini. Imbauan itu disosialisasikan karena praktik pernikahan tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA, Lenny N Rosalin, mengajak segenap masyarakat termasuk tokoh agama, adat atau tokoh yang menjadi panutan untuk ikut serta memberikan sosialisasi dan edukasi terkait perkawinan anak.

" (Sosialisasi) kemarin lewat majelis taklim, lewat pengajian-pengajian, dengan khotbah Jumat itu bisa diselipkan. Itu sebenarnya beberapa sudah ada di masyarakat," ujar Lenny di kantornya, Jakarta, Jumat 7 Februari 2020.

Selain itu, Kementerian PPA juga bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) membuat program Masjid Ramah Anak. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait segala macam hal guna melindungi anak, termasuk mencegah dari perkawinan anak.

" Kerja sama kami dengan DMI sebetulnya awalnya didesain untuk pemanfaatan waktu luang anak. Untuk kegiatan positif, inovatif, kreatif, anak-anak pulang sekolah itu ke mana sih," ucap dia.

 

1 dari 4 halaman

Masjid Pusat Belajar Anak

Lenny berpandangan masjid tidak hanya dapat memberikan kegiatan yang bersifat mengajari anak di bidang agama saja. Melainkan pendidikan apa saja yang bersifat positif.

" Tapi kita lakukan dengan cara lebih melalui kegiatan yang kreatif di masjid, jadi anak-anak kemudian tidak selalu duduk bersama kemudian kayak diajari itu kan," kata dia.

Program Masjid Ramah Anak ini sudah berlangsung sejak akhir 2018 lalu. Program yang sama, kata Lenny, juga akan dijalankan di rumah ibadah agama lain sehingga masyarakat mengerti dan tidak menikahkan anaknya di bawah umur.

" Salah satu ini untuk pencegahan anak, selain isu perubahan iklim ada lagi isu rokok yang mau diperjuangkan lewat institusi Masjid Ramah Anak," kata dia.

2 dari 4 halaman

Ditegur Komnas Perlindungan Anak, Iis Dahlia: Nggak Ada Urusan

Dream - Komentar pedas Iis Dahlia terhadap peserta audisi kontes Waode Sofia ternyata berbuntut panjang.

Iis mendapat teguran dari Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait karena dianggap menjatuhkan martabat Waode di muka umum.

Mengenai teguran Komnas Anak, Iis tak mau ambil pusing. Lagi pula katanya, tayangan KDI (Kontes Dangdut Indonesia) tak ada hubungannya dengan Komnas Perlindungan anak.

" Hah Komnas Anak? Kenapa sama Komnas Anak? Nggak ada urusannya sama Komnas Anak," kata Iis saat di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis 26 Juli 2018.

Iis menegaskan, banyaknya bully-an yang diterima tidak akan mempengaruhi kinerja serta statusnya sebagai juri di KDI.

" Santai aja bahwa saya tidak akan terpengaruh kinerja saya sebagai juri di KDI hanya karena di netizen, saya berkomentar kapasitas saya sebagai juri. Yaitulah saya, gaya saya seperti itu," imbuhnya.

Yang terpenting kata Iis, komentar pedasnya untuk kontestan nantinya justru akan menghasilkan bintang dangdut.

" Saya punya visi dan misi sebagai orang dangdut saya pengen regenerasi dangdut saya nantinya anak-anak yang punya kualitas bagus, komplit sebagai seorang penyanyi" .

3 dari 4 halaman

Kali Ini, Fatin Shidqia Sindir Siapa?

Dream - Seteleh berkomentar peserta kontes dangdut yang `diusir` juri Iis Dahlia, Fatin Shidqia Lubis mendapatkan kritikan balik dari pedangdut Indramayu itu. Bahkan, Fatin juga mendapat kritikan balik dari designer yang juga presenter Ivan Gunawan. 

Setelah mendapatkan reaksi dari dua pesohor tersebut, Fatin memilih untuk bungkam. Tetapi lebih memilih untuk mengutip kata bijak. Komentar itu seolah menunjukan isi hatinya terkait komentarnya yang ramai diperbincangkan.

" See the light in others & treat them as if that’s all you see," tulis Fatin, diakses Dream, Rabu 25 Juli 2018.


 

 

Berbagai komentar pun dituliskan netizen usai fatin menuliskan kata bijak dengan menyertakan foto saat dia di atas panggung.

" kaa fatiiin semangat,hancurkaan kebenciaan,"  tulis akun @zelfy.arlindha.

" The realll Idolaaaaaaa ....Membuktikaaaannnn Atiitude dan skill no 1 . Bukan lah penampilan ..Itu lah idola sebenarnya ..Sukses ya Kak .. fatin @fatin30 doa dari kami .. semoga lancar semua Karirnya,"  kata akun @dxkrock_pomade.

" keep strong Fatin... mnurut gw lu gak salah kok. lagian Fatin di snapgram ny gak menyebutkan merek kan serta nama... beda sama yg di sebelah, smpai2 ngatain Fatin bodoh ... kan gw kesal jdiny... ngatain org utk sopan tpi dianya malah ngatain orang. walaupun kita udah dewasa seharusny perkataanny juga dewasa donk kalau mengingatkan seseorang yg (katanya) salah semangat~,"  tulis akun @afiif_alhadi.

4 dari 4 halaman

Iis Dahlia Sebut Fatin Shidqia Tak Punya Sopan Santun?

Dream - Iis Dahlia menilai Fatin Shidqia Lubis tak memiliki sopan santun saat mengomentari kritikan pedas Iis ke peserta kontes dangdut, Waode Sofia. Ibu dua anak itu menganggap jebolan Indonesian Idol itu berkomentar tanpa terlebih dahulu menayangkan soal berita yang menghebohkan tersebut. 

Kekesalan Iis semakin memuncak karena Fatin lahir dari media yang saat ini menayangkan program adu bakat dimana Iis menjadi jurinya. 

" Jadi saya anggap anak-anak ini harus dididik sopan santun," kata Iis Dahlia saat dihubungi, awak media, Jumat, 20 Juli 2018.

Menurut pelantun 'Apalah-Apalah' ini, Fatin langsung mengomentari berita tentang kritik pedasnya terhadap salah satu peserta audisi tanpa terlebih dahulu mencari tahu kebenaran.

Sebagai artis baru, Fatin seharusnya menanyakan fakta soal kejadian itu langsung kepadanya. 

" Junior-junior anak kecil harusnya tanya ke saya 'mba ini ada apa', itukan sopan santunnya ada. Jangan membuat opini padahal dia nggak nonton," kata dia.

Jika tak sempat menghubunginya, istri dari Pilot salah satu penerbangan itu menilai Fatin seharusnya melihat secara utuh video saat dirinya memberi komentar pedas terhadap Waode Sofia.

" Dalam industri tuh seperti apa, tapi kalau orang seni. Tapi dia nggak ada di acaranya, ya udah lah," ujarnya. 

(Sah)

Beri Komentar