Menag Yaqut Qoumas: Belum Ada Kepastian Haji 2021

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 19 Januari 2021 09:00
Menag Yaqut Qoumas: Belum Ada Kepastian Haji 2021
Haji tahun ini masih di tengah pandemi Covid-19.

Dream - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan pihaknya telah melakukan lobi dengan otoritas Arab Saudi terkait kepastian penyelenggaraan haji 1442 H/2021 M. Ini mengingat musim haji yang akan datang masih berada di tengah pandemi Covid-19.

Yaqut mengatakan Kemenag telah berkoordinasi dengan otoritas yang bersangkutan. Juga telah mengirimkan surat kepada Menteri Urusan Haji dan Umroh Saudi.

" Dari koordinasi tersebut diperoleh informasi sementara bahwa sampai saat ini kepastin adanya ibadah haji pada tahun 2021 belum diperoleh," ujar Gus Yaqut saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR, disiarkan channel YouTube DPR RI.

Gus Yaqut menjelaskan kepastian soal penyelenggaran haji merupakan kewenangan dari Saudi. Sementara saat ini Saudi sedang fokus pada penanganan Covid-19.

Pemerintah Indonesia sendiri memiliki tiga opsi pelaksanaan haji. Ketiganya yaitu kuota penuh, kuota terbatas atau tidak memberangkatkan jemaah.

 

1 dari 3 halaman

Dari tiga opsi tersebut, Pemerintah tetap mempertahankan opsi kuota penuh. Meski demikian, hal itu tetap bergantung pada keputusan Saudi.

" Kita semua berharap ini (pandemi Covid-19) segera berakhir sehingga pelaksanaan ibadah haji 2021 berjalan normal seperti tahun sebelumnya," kata Gus Yaqut.

Apabila melihat kalender Hijriah, kata Gus Yaqut, musim haji 2021 dimulai pada Juni. Dengan asumsi kondisi normal, jemaah bisa diberangkatkan mulai 4 Dzulqa'dah 1442 H atau 15 Juni 2021.

Berdasarkan perkiraan tersebut, Pemerintah memiliki waktu lima bulan untuk persiapan penyelenggaraan haji. Sehingga, Gus Yaqut menilai pembahasan mengenai ibadah haji harus sesegera mungkin dibahas.

" Melihat ruang lingkup yang begitu luas dan persiapan yang terbatas, berbagai persiapan harus segera dibahas, salah satunya usulan kami untuk memulai pembahasan membahas biaya haji 2021 meski informasi besaran kuota haji belum bisa dipastikan," kata Gus Yaqut.

 

2 dari 3 halaman

Wapres Minta Menag Lobi Saudi Pastikan Haji 2021

Dream - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, melobi Arab Saudi untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji 2021.

" Jadi itu, Menteri Agama diminta pro-aktif melakukan hubungan ke Saudi supaya ada kepastian, biar masyarakat, umat, sudah dapat kepastian," ujar Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi, dikutip dari Merdeka.com.

Ma'ruf menerima kedatangan Yaqut pada Kamis, 7 Januari 2020. Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal, salah satunya mengenai ibadah haji 2021 yang masih berada di tengah pandemi Covid-19.

Saudi sendiri belum mengambil keputusan apapun terkait pelaksanaan ibadah haji 1442H atau 2021 M. Sementara, haji tahun ini akan sama dengan 2020 yaitu dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

3 dari 3 halaman

Minta Hitung Ulang Biaya Haji

Selain itu, kata Masduki, Ma'ruf juga meminta Yaqut untuk memperhitungkan kembali biaya ibadah ibadah haji. Sebisa mungkin tidak sampai menyedot banyak dana negara untuk subsidi.

Banyaknya subsidi dikhawatirkan menganggu dana pelaksanaan ibadah haji tahun-tahun berikutnya. Sehingga diharapkan subsidi tidak merugikan APBN.

" Bayar Rp35 juta, tetapi ongkos haji pada dasarnya Rp70an juta, hampir setengahnya, jadi ini enggak benar. Berharap supaya ke depan itu karena haji itu kan barang siapa yang kuat (mampu), kalau disubsidi negara ya, enggak benar itu," kata Masduki.

Sehingga, kata Masduki, Ma'ruf menawarkan solusi dengan memperkecil subsidi secara bertahap. Selain itu, Ma'ruf menilai pengelolaan haji perlu diperbaiki.

" Diharapkan ke depannya manajemennya itu diperbaiki, itu keputusan dan kebijakan dari Menteri dan tentu saja biasanya dikonsultasikan kepada DPR," ucap Masduki.

Sumber: Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Beri Komentar