Mengaku Mualaf Terbelit Utang Bank, Pria Ini Menipu Imam dan Ustaz

Reporter : Sugiono
Rabu, 23 September 2020 17:47
Mengaku Mualaf Terbelit Utang Bank, Pria Ini Menipu Imam dan Ustaz
Imam masjid jadi korban penipuan seorang pria yang mengaku baru saja memeluk Islam.

Dream - Sebagai warga Muslim, kehadiran 'saudara' baru tentunya menjadi kabar yang baik. Namun ternyata ada segelintir orang memanfaatkan gelar 'mualaf' sebagai jalan untuk menarik simpati dan melakukan penipuan.

Seorang imam masjid Seksyen 5 Kota Damansara di Selangor, Malaysia, menjadi korban penipuan dari seorang pria dan temannya yang mengaku baru saja memeluk Islam.

Akibat ulah yang biadab ini, imam masjid berusia 38 tahun itu pun mengalami kerugian keuangan yang nilainya cukup banyak.

1 dari 4 halaman

Minta Bantuan untuk Buka Blokir Kartu Kredit

Dalam kejadian yang berlaku pada 1 Februari lalu, tersangka dilaporkan bertemu dengan imam masjid tersebut untuk meminta bantuan keuangan.

Kepada imam tersebut, pelaku mengatakan akan menyelesaikan masalah kartu kreditnya karena telah diblokir oleh pihak bank.

Kepala Polis Daerah Petaling Jaya, Asisten Komisioner Nik Ezanee Mohd Faisal, mengatakan tersangka telah bertemu dengan korban beberapa kali untuk meminta uang.

2 dari 4 halaman

Minta Ditransfer Sejumlah Uang

" Korban dengan niat mau membantu, menyerahkan uang sebesar 450 ringgit (Rp1,6 juta) kepada tersangka sebelum mengatakan akan pergi ke Terengganu," kata Nik Ezanee.

Begitu tiba di Terengganu, tersangka meminta uang lagi ke korban untuk mempercepat proses pengaktifan kartu kreditnya yang diblokir.

" Tanpa curiga, korban kembali mengirim uang sebesar 650 ringgit (Rp2,3 juta) kepada tersangka," tambah Nik Ezanee.

3 dari 4 halaman

Blokir Nomor WA Korban

Setelah proses transfer tersebut berhasil, korban mengaku tersangka sulit dihubungi. Dia menduga nomor telepon miliknya telah diblokir oleh tersangka.

Korban baru menyadari kejadian yang sama juga menimpa orang lain dengan modus serupa. Kabar penipuan berkedok mualaf ini bahkan viral di Facebook.

Disebutkan bahwa dalam beberapa aksinya, para tersangka dilaporkan sudah menipu banyak imam masjid dan ustaz di wilayah Selangor.

4 dari 4 halaman

Bertemu Lagi Usai 6 Bulan Tak Ada Kabar

Korban kemudian secara tidak sengaja bertemu pelaku sekali lagi pada 20 September lalu. Korban menduga pelaku ingin melakukan kejahatan yang sama.

Tindakan pelaku akhirnya terbongkar setelah ditahan bersama temannya di halaman Surau Mutiara Damansara pada 21 September oleh jemaah sebelum diserahkan ke polisi.

" Hasil pemeriksaan menyebutkan tersangka memiliki dua catatan kriminal yang sama dan sekarang ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Nik Ezanee.

Sumber: Lobak Merah

Beri Komentar