Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Omicron
Dream - Apa itu varian Omicron?
Varian Omicron, varian B.1.1.529, pertama kali dilaporkan ke WHO pada 24 November 2021 dan diklasifikasikan sebagai varian yang menjadi perhatian WHO pada 26 November 2021. Klasifikasi dibuat atas saran dari Technical Advisory Group on Virus Evolution WHO, terutama berdasarkan informasi dari Afrika Selatan bahwa varian tersebut memiliki sejumlah besar mutasi dan telah menyebabkan perubahan yang mengkhawatirkan epidemiolog Covid-19.
Apa yang membedakan varian Omicron dengan varian lainnya?
Semua varian berbeda. Varian Omicron memiliki sejumlah besar mutasi yang mungkin berarti virus itu berlaku berbeda dari varian lain yang sudah beredar.
Per 1 Desember 2021, informasi tentang Omicron masih terbatas. Studi sedang berlangsung untuk menentukan apakah ada perubahan dalam seberapa mudah virus menyebar atau tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya, dan apakah ada dampak pada tindakan perlindungan.
Kemungkinan akan memakan waktu sebelum ada bukti yang jelas untuk menentukan apakah ada perubahan dalam transmisi Omicron dibandingkan dengan varian lain; bagaimana varian itu merespon terapi perawatan yang ada; atau apakah infeksi atau infeksi ulang Omicron menyebabkan penyakit yang kurang parah atau malah lebih parah.
WHO bekerja sama dengan mitra teknis untuk memahami potensi dampak Omicron pada efektivitas vaksin. Saat ini, varian Omicron dominan di seluruh dunia dan vaksin Covid-19 sangat efektif melindungi tiap orang dari penyakit serius dan kematian. Para peneliti akan menilai kinerja vaksin saat ini terhadap Omicron dan akan mengomunikasikan temuan ini segera setelah tersedia.
Apakah varian Omicron lebih mungkin menyebabkan penyakit parah dan kematian pada orang yang sudah divaksinasi?
WHO masih mempelajari bagaimana varian Omicron mempengaruhi vaksinasi.
Data yang WHO miliki saat ini menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 masih sangat efektif dalam mencegah penyakit serius dan kematian terhadap semua varian yang menjadi perhatian saat ini. Penting untuk dicatat bahwa vaksin memberikan tingkat perlindungan dari penularan, penyakit parah, rawat inap, dan kematian.
Tidak ada vaksin yang 100 persen efektif. Meskipun begitu vaksin Covid-19 sangat efektif untuk melindungi Anda dari penyakit serius dan kematian. Namun beberapa orang masih akan jatuh sakit karena Covid-19 setelah vaksinasi. Anda juga masih bisa menularkan virus ke orang lain yang tidak divaksinasi. Maka sangat penting untuk terus mempraktikkan protokol kesehatan, bahkan setelah Anda divaksinasi sepenuhnya.
Apa yang dapat saya lakukan untuk melindungi diri saya dari varian Omicron?
-Jaga jarak minimal 1 meter dari orang lain
-Kenakan masker bedah di mulut dan hidung Anda saat keluar rumah. Bila perlu lapisi dengan masker kain.
-Selalu membuka jendela rumah
-Saat batuk atau bersin gunakan siku tangan atau tisu untuk menutupi
-Sering-seringlah membersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer
-Segera vaksinasi (eha)
Sumber: WHO
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya