Profil ST Burhanuddin, Sang Jaksa Agung Pilihan Jokowi

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 23 Oktober 2019 09:50
Profil ST Burhanuddin, Sang Jaksa Agung Pilihan Jokowi
Pensiunan Jaksa Agung Muda dan kini menjadi pengajar.

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan para menteri di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Salah satu nama yang menarik menjadi perhatian yaitu S.T Burhanuddin.

Nama Burhanuddin sudah lama berada di bursa calon Jaksa Agung. Nama ST Burhanuddin bersama R Widyopramono, dan Fery Wibisono sempat mencuat pada 2014 menggantikan Basrief Arief. Tapi, ketiga nama itu, menghilang setelah masuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari laporan Liputan6.com, nama Burhanuddin muncul dan disebut sebagai Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara. Salah satu kasus yang dia tangani yaitu, Peninjauan Kembali perkara Yayasan Supersemar.

Burhanuddin kala itu menggugat Mahkamah Agung karena kesalahan penulisan pada putusan. " MA itu seharusnya menulis Rp3,7 triliun. Tapi, di salinan putusan itu ditulis hanya Rp3,7 juta," kata Burhanuddin.

Burhanuddin disebut pensiun di lingkungan Kejaksaan Agung pada 1 Agustus 2014.

Usai tak lagi menjabat, nama Burhanuddin muncul di laman Forlap Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi. Dia disebut mengajar sebagai pengajar di program studi ilmu hukum, Universitas Satyagama.

1 dari 8 halaman

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Indonesia Maju Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengumumkan formasi lengkap 38 Menteri yang diberi nama Kabinet Indonesia Maju. Dari 38 nama itu terdapat beberapa menteri Kabinet Kerja sebelumnya. 

Presiden Jokowi, Wakil Presiden KH Maruf Amin dan 38 menteri semua duduk lesehan di tangga veranda Istana Merdeka, Rabu 23 Oktober 2019. 

Semua dalam posisi duduk di anak tangga, mengenakan batik. Tak lagi mengenakan baju putih-putih. 

" Pagi hari ini saya ingin mengenalkan Kabinet Indonesia Maju yang lima tahun ke depan fokus pengembamngan SDM dan penciptaan lapagan kerja dan pemberdayaan. Saya pekenalkan," tegas Jokowi. 

Berikut Susunan Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo dan KH Maruf Amin:

1. Menko Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD
2. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
3. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy 
4. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
5. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 
6. Menteri Sekretaris Negara Pratikno 
7. Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi Tito Karnavian 
8. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 
9. Menteri Agama Jenderal Purnawirawan TNI Fakhrul Razi
10. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly 
11. Menteri Keuangan Sri Mulyani 
12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pendidikan Tinggi Nadiem Anwar Makarim 
13. Menteri Kesehatan Jenderal TNI Dr Terawan Agus Putranto
14. Menteri Sosial Juliari Batubara
15. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah 
16. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
17. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto 
18. Menteri ESDM Arifin Tasrim 
19. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono 
20. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 
21. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate
22. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo 
23. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar
24. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo 
25. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar
26. Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil 
27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa
28. Menpan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo 
29. Menteri BUMN Erick Thohir
30. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki 
31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusbandio 
32. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga
33. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
34. Menteri Pemuda dan Olahraga Jainudin Amali 
35. Kepala Staf Kepresidenan Jend Purnawirawan Moeldoko
36. Sekretaris Kabinet Pramono Anung
37. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia
38. Jaksa Agung ST Burhanuddin

2 dari 8 halaman

Pengumuman Kabinet Baru, Ini Wajah Lama di Jajaran Menteri Ekonomi Jokowi

Dream – Proses wawancara calon menteri di kabinet Joko Widodo-Maruf Amien berlangsung marathon selama dua hari. Sederet wajah baru dan lama silih berganti menemui presiden di Istana Negara, Jakarta.

Dari beberapa nama yang muncul, sorotan tertuju pada wajah-wajah lama yang masih dipercaya Jokowi untuk menjadi pembantunya selama 5 tahun ke depan.

Sebagian besar dari wajah lama para calon menteri itu kemungkinan akan menempati posisi tim ekonomi Jokowi.

Sebut saja nama Sri Mulyani Indrawati, Airlangga Hartarto, Basuki Hadimuljono, dan Siti Nurbaya Bakar.

Inilah perkiraan wajah lama di kabinet Jokowi-Jusuf Kalla yang masih akan dipertahankan sebagai tim ekonomi di kabinet kerja jilid II:

1. Airlangga Hartanto, Menko Perekonomian

  Jokowi dan Airlangga Hartanto mencoba mobil desa.

Politisi Golkar ini sempat sempat menyinggung pembicaraan dengan Jokowi seputar perdagangan dan pengembangan kawasan ekonomi khusus.

“ Presiden meminta dicarikan produk yang bisa menyelesaikan persoalan neraca perdagangan atau defisit perdagangan,” kata dia di Jakarta.

3 dari 8 halaman

2. Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan

  Sri Mulyani Indrawati

Mantan direktur Bank Dunia ini kembali diminta Jokowi untuk menjaga stabilitas perekonomian di tengah ketidakpastian dan pelemahan ekonomi global.

" Oleh karena itu dibutuhkan policy yang terus menerus untuk menjaga perekonomian kita dari tantangan tersebut,” kata dia.

4 dari 8 halaman

3. Siti Nurbaya Bakar, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Presiden Jokowi untuk membantu mengembangkan lingkungna hidup dan kehutanan.

" Di dalam kaitan ini ada beberapa sektor tertentu menjadi sangat penting dan khususnya pengembangan lingkungan hidup atau KLHK, paling besar lapangan kerja perkebunan atau hutan rakyat dan hutan sosial," kata dia.

5 dari 8 halaman

4. Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum

Wajah lama yang akan menghiasi kabinet baru Jokowi adalah Basuki Hadimuljono. Hampir bisa dipastikan penggemar musik cadas ini akan kembali mengemban amanat menjadi menteri pekerjaan umum.

  Basuki Hadimulyono

" Saya tadi dipanggil Bapak Presiden cuma diajak ngobrol pertama beliau menyampaikan untuk bisa melanjutkan pembangunan infrastruktur seperti yang disampaikan dalam visinya," kata Basuki. 

6 dari 8 halaman

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan

  Menhub Minta Pemudik Juga Gunakan Jalur Selatan

" Saya ditugaskan untuk melanjutkan tugas sebagai Menteri Perhubungan," kalimat itu meluncur dari mulut Budi Karya Sumadi. 

Posisi Menhub dipastikan akan kembali dipercayakan kepada Budi Karya. Dalam perbincangan dengan Jokowi, Budi diminta untuk meningkatkan konektivitas yang kuat untuk logistik dan pariwisata.

“ Secara khusus, diharapkan koordinasi pariwisata dan logistik menjadi lebih baik,” kata dia.

7 dari 8 halaman

6. Sofjan Djalil, Menteri Agraria/Kepala BPN

  Diduga Ada Korupsi, Polisi Periksa Menteri Sofyan Djalil

Satu lagi mantan menteri yang akan tetap mendampingi tugas presiden Jokowi adalah Sofjan Djalil. Usai perbincangan dengan Jokowi, Sofjan mengatakan presiden kemungkinan akan kembali melanjutkan pekerjaannya sebagai Menteri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

" Rasanya sih melanjutkan pekerjaan yang belum selesai, masalah agraria, redistribusi, masalah lain-lain," ujarnya. 

Dalam perbincangan tersebut, Sofjan mengatakan presiden lebih banyak membahas tentang masalah tanah yang produktif berkeadilan, reforma agraria dan kepastian hukum bidang pertanahan, dan sertifikat inclusion

" Alasan mengapa saya menerima? Presiden mempercayai saya itu sudah sebuah kehormatan bisa mengabdi kepada negara, bangsa, masyarakat. Kenapa di jabatan ini mungkin pak presiden menganggap apa yang telah dilakuan selama ini tugas yang belum selesai."

8 dari 8 halaman

7. Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi

  Luhut B Pandjaitan

Mantan perwira TNI ini menjadi satu-satunya menteri koordinator yang kembali dipanggil presiden Jokowi. Usai bertemu presiden, Luhut B Pandjaitan mengungkapkan jika bidang kerjanya akan diperluas. 

" Mengkoordinasikan nanti semua di jabatan saya diberikan ini dari menko maritim ditambah investasi dan beberapa lain di bawahnya," ujar Luhut

Disinggung soal posisi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) apakah akan dilebur, Luhut mengaku belum mengetahui. " Saya belum tahu biar presiden yang umumkan."

 

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone