M Nuh Terpilih Sebagai Ketua Dewan Pers ASEAN

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 6 Desember 2019 12:03
M Nuh Terpilih Sebagai Ketua Dewan Pers ASEAN
Untuk pertama kalinya dewan pers di kawasan berjejaring.

Dream - Ketua Dewan Pers Indonesia, Mohammad Nuh, terpilih sebagai Ketua South Asia Press Council Network (SEAPC-Net). Pengangkatan Nuh dilangsungkan saat ajelis umum SEAPC-Net di Bali, Kamis, 5 Desember 2019.

Wakil Ketua SEAPC-Net dijabat U Ohn Kyaing dari Myanmar dan Sekretaris Jenderal SEAPC-Net dijabat Asep Setiawan dari Indonesia.

Jajaran direktur SEAPC-Net yang akan menjabat selama dua tahun ini terdiri dari Agus Sudibyo (Indonesia), Kyaw Swa Min (Myanmar), Chavarong Limpattampanee (Thailand), dan Virgilio da Silva Guteres (Timor Leste).

Nuh menyampaikan terima kasih kepada semua anggota delegasi dewan pers empat negara yang hadir dalam pertemuan tersebut. Dia berharap hasil pertemuan dapat meningkatkan kolaborasi dan pengembangan pers di kawasan ASEAN.

Sementara itu, Direktur SEAPC-Net dari Thailand, mengatakan pertemuan ini mencatatkan peristiwa sejarah karena untuk kali pertama dewan pers di kawasan berjejaring. Dia menyebut kepemimpinan SEAPC-Net ini berdasarkan rotasi sehingga pada pertemuan 2021 diusulkan Myanmar dapat memimpin SEAPC-Net.

SEAPC-Net didirikan setelah serangkaian pertemuan empat dewan pers di kawasan Asia Tenggara; Indonesia, Myanmar, Thailand, dan Timor Leste dalam beberapa tahun terakhir. Dalam Deklarasi Dili 2017, empat Dewan Pers mengakui peran dewan pers di setiap negara dan lembaga serupa di beberapa bidang, seperti media sustainability, problem of defamation law, rights to information law and disinformation.

Prwakilan dewan pers empat negara itu setuju membentuk komite kerja untuk menyusun rancangan Anggaran Dasar Network, yang kemudian disebut SEAPC-Net. Dalam deklarasi di Bangkok pada 24 September 2019, wakil empat Dewan Pers di Asia Tenggara menyepakati dibentuknya Jaringan Dewan Pers Asia Tenggara. Disepakati pula bahwa Anggaran Dasar akan disetujui di Bali, di sela-sela pertemuan Bali Civil Society and Media Forum pada 5-6 Desember 2019.

Sumber:

1 dari 5 halaman

PN Jakpus Tolak Gugatan 2 Organisasi Wartawan ke Dewan Pers

Dream - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menolak gugatan dua organisasi wartawan Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) dan Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) terhadap Dewan Pers. Putusan itu dibacakan pada Rabu, 13 Februari 2019.

Dalam keterangan resmi yang dibagikan Dewan Pers, hakim pengadilan menyebut gugatan yang dilayangkan Heintje Grontson Mandagie dan Wilson Lalengke salah alamat. Seharusnya gugatan itu dilayangkan ke Mahkamah Agung.

" Wartawan yang digugat melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak tepat, karena gugatan penggugatan tentang kewenangan Dewan Pers tersebut diajukan ke Mahkamah Agung Republik Indonesia," tulis Dewan Pers dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 14 Februari 2019.

Sesuai dengan nomor gugatan Nomor 235/PDT.G/PN.JKT.PST/2018, hakim memutuskan para penggugat diwajibkan membayar biaya perkara sebesar Rp845 ribu.

Sebelumnya perkara ini telah dilakukan mediasi antara penggugat dan tergugat. Penggugat beranggapan peraturan terhadap wartawan tidak boleh ada campur tangan dari Dewan Pers.

Gugatan tidak dapat diterima karena gugatan penggugat perihal kewenangan Dewan Pers dalam memfasilitasi dan membuat peraturan tentang Standar Uji Kompetensi Wartawan.

2 dari 5 halaman

Cara AMSI Tangkal Masifnya Peredaran Hoaks

Dream - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengunjungi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD di Kemenko Polhukam, Jakarta.

Ketua AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan, tujuan organisasinya datang ke Kemenkopolhukam untuk membicarakan sistem ekonomi digital.

" Poin pertama kita kan menyebarnya hoaks yang sudah lama," ujar pria yang akrab disapa Kak Wens itu, Rabu 27 November 2019.

Dengan sebaran hoaks yang semakin masif, kata dia, AMSI telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan membuat cekfakta.com yang diisi oleh media-media yang tergabung dalam AMSI.

" Diklarifikasi hoaks apa nggak, nanti hasilnya dimuat di media masing-masing, kemudian dikumpulkan di cek fakta.com," ucap dia.

Lebih lanjut, Wens mengatakan, selama ini peredaran hoaks paling marak terjadi di media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Twitter dan sebagainya.

Untuk itu, AMSI juga akan menggandeng Facebook dan Google untuk turut serta menangkal peredaran berita bohong yang ada di platformnya.

" Misalnya wartawan klarifikasi hoaks dan dia muat. Kalau di media efeknya ada, tapi nggak besar. Ketimbang Facebook bantu klarifikasi hoaks, Google bantu ini hoaks. Ketika orang cari dengan keyword yang dicari hoaks, Google bilang 'yang anda cari hoaks' Kerja sama dengan mereka jauh lebih efektif," kata dia.

3 dari 5 halaman

AMSI Gelar Indonesia Konferensi Digital 2019

Dream – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) akan menggelar hajatan tahunan konferensi digital yang diberi nama Indonesia Digital Conference (IDC) 2019. Event ini akan digelar di Ballroom Djakarta Theater Jakarta Pusat, Kamis, 28 November 2019.

IDC 2019 ini akan berlangsung seharian penuh, dengan mengundang para pengusaha, banker, start-up, pemerintah, media dan masyarakat yang memiliki konsen terhadap perkembangan bisnis dan dunia digital di Indonesia.

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan, ajang IDC 2019 merupakan ajang yang digagas para pengurus AMSI untuk memberi wadah saling bertukar pengalaman, gagasan, dan strategi di ekosistem digital.

“ Dalam zaman digital, semua yang dulu tidak mungkin bisa menjadi mungkin berkat lompatan teknologi dan inovasi. Bisa jadi, antarperusahaan yang dulu bersaing sengit, justru harus bergandengan mesra, berkolaborasi, berorkestrasi agar bisa tumbuh, berkembang dan maju bersama-sama,“ kata Wenseslaus Manggut, Senin, 25 November 2019.

Wenseslaus mengatakan, sebagai organisasi yang mewadahi perusahan media siber, AMSI aktif menggagas dan mendorong terciptanya ekosistem bisnis digital yang sehat, kompetitif, dan menumbuhkan peluang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“ Salah satu kata kuncinya, adalah selain membuka pasar digital secara terbuka, kita juga membutuhkan regulasi yang fair dan memberi iklim usaha yang sehat dari penyelenggara negara. Bentuknya apa, ini salah satu yang jadi bahasan pokok, bagaimana Indonesia menyiapkan transformasi peradaban digital,” kata dia.

4 dari 5 halaman

Akan dibuka Jokowi

Ketua penyelenggara IDC 2019, Metta Dharmasaputra menyatakan, sesuai rencana, Presiden Joko Widodo akan membuka ajang ini. Panitia telah menyiapkan empat panel diskusi dengan tema berbeda.

Panel pertama dengan tema “ Transformasi Korporasi Menghadapi Industri 4.0” menghadirkan narasumber Dwi Soetjipto (Kepala SKK Migas), Mas'ud Khamid (Direktur Pemasaran Retail Pertamina) dan Andi Kristianto (CEO Telkomsel Mitra Inovasi).

Panel kedua, menyoroti digitalisasi dalam bisnis perbankan nasional dengan tema “ Strategi Baru Perbankan di Era Digital”. Narasumbernya antara lain Anggoro Eko Cahyo (Direktur Bisnis Konsumer BNI), Leonardo Koesmanto (Head of Digital Banking Bank DBS), dan Indra Utoyo (Direktur PPT Bank Rakyat Indonesia).

Panel ketiga bertema “ Fintech dalam Percepatan Inklusi Keuangan” menghadirkan narasumber Eddie Danusaputra (CEO Mandiri Capital), Karaniya Dharmasaputra (Presiden Direktur OVO), dan Dicky Wijaya (Chief Information Officer Investree).

 

5 dari 5 halaman

Begini Daftarnya

Pada sesi terakhir, bertema “ Platform Digital Untuk Ekonomi Rakyat” menghadirkan narasumber Farid Naufal Aslam (CEO Aruna), Pamitra Wineka (Presiden & co-Founder Tani Group), serta Yudi Tri Sanjaya (EEO Bakpiaku).

Selain para pelaku ekonomi digital, IDC 2019 juga akan dibuka dengan sejumlah Keynote Speaker seperti Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro, dan pendiri Lippo Group, Mochtar Riady.

“ Panitia masih membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti konferensi IDC 2019 ini secara cuma-cuma. Namun, karena keterbatasan ruangan, peserta harus mendaftar melalui link ini https://www.amsi.or.id/daftaridc2019.html atau melalui WA 081295302195,“ kata Metta.

Melalui IDC 2019, AMSI berharap bisa memberi ruang terbuka berbagi ide, gagasan, dan strategi bersama pemerintah menyambut gelombang dahsyat bernama revolusi digital.

IDC 2019 teselenggara berkat dukungan sejumlah dukungan diantaranya, Bank BNI 46, Pertamina, SKK Migas, Gojek, ExxonMobil Indonesia, Inpex Indonesia, Adaro Energy, Tokopedia, dan OVO.

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian