Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pemain Liverpool Mohammed Salah (Foto: Liverpool FC)
Dream - Ada peristiwa menarik saat klub sepakbola Inggris, Liverpool, bertandang ke Estadio do Dragai yang merupakan markas klub Portugal, FC Porto pada pertandingan Kamis (16 Februari 2018) lalu.
Tak hanya pertandingan babak 16 besar Liga Champions musim 2017/2018 ditutup dengan kemenangan Liverpool lewat skor 0-5, sorak sorai para pendukung klub berlambang burung itu juga membahana.
Mereka tersedot dengan prestasi pemain asal Mesir, Mohammed Salah, yang berhasil mencetak gol ke gawang Porto. Sampai-sampai, para fans membuat yel khusus untuk Salah.
Dalam nyanyian itu, pendukung Liverpool menyebut-menyebut agama Salah. Seperti diketahui, Salah merupakan satu dari beberapa pemain Liverpool yang beragama Islam.
IF HE SCORES ANOTHER FEW THEN ILL BE MUSLIM TOO pic.twitter.com/qYzdY06wGU
— Sean Griffiths (@seangriff123)February 14, 2018
Dari kerumunan massa terdengar teriakan, "If he's good enough for you, he's good enough for me//If he scores another few then i'll be a Moslem too (Jika dia cukup bagus untukmu, dia cukup bagus untukku//jika dia cetak beberapa gol lagi, aku akan jadi Muslim juga)"
'Kegilaan' pendukung Liverpool di Porto tak berhenti di situ. Mereka terus berteriak, "If he's good enough for you, he's good enough for me//Sitting in a mosque, that's where I wanna be (Jika dia cukup bagus buatmu, dia bagus untukku// duduk di masjid, itu tempat dimana aku inginkan)"
Enjoying Porto: Mo Salah - The Egyptian King � #LFC pic.twitter.com/V6DsRc125h
— Clark James (@Clark96James)February 13, 2018
Nyanyian itu bukan satu-satunya yang dipersembahkan untuk Salah. Pemain itu juga sampai dibuatkan lagu berjudul The Egyptian King.
Dalam laga melawan FC Porto, Salah turut menyumbang gol. Itu merupakan torehan keenam dari tujuh laga yang diikuti Salah di Liga Champion. Produktivitas gol Salah membuat fans The Reds berbahagia.
Di Liverpool, tak hanya Salah yang seorang Muslim. Pemain berkebangsaan Senegal, Sadio Mane, juga penganut Islam yang merumput di klub tersebut.
Advertisement

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Apa Penyebabnya? Bukan Sekadar Soal Pasokan Energi

Benarkah Otot Bisa Berubah Menjadi Lemak Jika Berhenti Olahraga? Ini Penjelasan Ahli

Pawang Hujan Bisa Mendatangkan atau Mengusir Hujan? Ini Jawaban Sains



Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?
